Friday, April 25, 2014

Menjelajah Pasar Induk Modern Puspa Agro

Puspa Agro, sebuah pasar induk yang katanya terbesar se- Indonesia dan terbesar nomor dua se-Asia. Bayangkan saja pemirsa, dengan luas kurang lebih 50 hektar bangunan ini berdiri di kawasan Jemundo, Sidoarjo. Dan tak tanggung-tanggung pula biaya yang digelontorkan oleh Pemprov Jatim untuk membangun Pasar Induk ini. Bayangkan saja, biaya yang mengeluarkan anggaran sebesar 500 milyar ini nantinya akan menjadi pasar yang menyediakan kebutuhan sehari-hari secara lengkap. Seperti hasil pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, dan industri.



Pasar yang diresmikan pada tanggal 17 Juli 2010 oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa dan disaksikan pula oleh Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, Menteri Pertanian Suswono, serta Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad.

Namun siapa sangka, pada saat aku mengunjungi kawasan yang seluas itu ternyata sangatlah sepi pengunjung. Keberadaannya mungkin tidak lagi diendus oleh masyarakat sekitar apalagi masyarakat luar kota. Mungkin bisa disebut dengan proyek besar yang gagal.

Baiklah, aku akan ajak kalian menyusuri jengkal demi jengkal Pasar Induk Puspa Agro, pertama kita akan melewati Gapura menyerupai replika daun, semua kendaraan yang masuk dalam kawasan ini akan dikenakan charge yaitu uang parkir.
Pintu masuk menuju Puspa Agro

Bayar parkir dulu ya :)
Keberadaan Rusunawa akan menjadi pemandangan pertama yang kita lihat. Rusunawa ini awalnya untuk para pedagang atau pemilik/penyewa stand yang berada di Puspa Agro namun keberadaannnya sekarang berubah menjadi tempat pengungsian bagi daerah yang terjadi konflik. Seperti konflik Syi'ah yang pernah kita dengar sebelumnya. Pengungsi-pengungsi tersebut tinggal di rusunawa ini untuk mendapatkan perlindungan serta keamanan.
Rusunawa yang berada di Kawasan Puspa Agro

Tak jauh dari rusunawa kita akan mendapatkan bangunan-bangunan besar. Setiap bangunan memiliki nama sesuai komoditi yang di jual belikan di tempat tersebut.

Pada waktu itu di Gedung Tani sedang berlangsung acara lelang yang diadakan oleh Pemprov Jawa Timur. Acara lelang pada bulan April ini sudah yang ke 116, dimana setiap sebulan sekali Pemprov mengadakan acara tersebut.


Gedung Tani, gedung untuk hasil pertanian
Gedung untuk komoditi Daging dan Ikan
Jalanan yang sepi
Gedung Aneka Produk
Gedung Aneka Produk
Gedung Sayur
Untuk hari Sabtu dan Minggu tempat ini sangat ramai pengunjung. Karena di beberapa titik memang terdapat sarana hiburan/permainan. Bagi mereka yang menyukai olahraga jogging, tempat ini bisa dijadikan referensi. Atau bagi yang ingin belajar mengemudi silahkan untuk mencoba mendatangi tempat ini.

Dan, untuk kalian yang ingin menikmati seluruh pemandangan serta bangunan yang ada di Puspa Agro, kalian tidak perlu khawatir karena kita bisa menyewa sepeda gowes hanya dengan 10 ribu sepuasnya.


Bagaimana, sudah tahukan dengan kondisi Puspa Agro. Semoga bermanfaat ya.

Catatan : Semua foto adalah FOTO KOLEKSI PRIBADI kecuali yang ada keterangan sumber fotonya.


Related Posts

Menjelajah Pasar Induk Modern Puspa Agro
4/ 5
Oleh

16 komentar

Ngidul sitik mbak... Kontrakanku... Mampiiir ayok

waaa,,deket ya ama mbak nunu,,, :) iya,,kapan2 kesana ya aku :)

kok sepi mbak...?
mestinya pasar itu rame ya mbak :-d

Ini macem pasar bersih gitu ya ka?

tapi sayang yaah, malah jadi proyek gagal >.< kok bisa begitu yaaa --"

pasar sebesar itu ko sepi ya mbak, apa emang gak bakal dilanjutin tuh proyeknya...
salam kenal ya sekalian mau minta ijin follow blognya mbak :)

Hi,
Mampir yuk
http://gebrokenruit.blogspot.com/2014/04/bermimpilah-untuk-menjadikannya.html
Terima kasih

sayang sekali yah Dana yang begitu besar sepertinya disia-siakan,tapi kalau dikelola dengan baik pasti akan menjadi ramai yah mbak,bisa dijadikan tempat rekreasi sambil belanja gitu hehehe

sudah menjadi pasar yang lesu itu mbak,,makanya sepi,,,

upaya dari pemerintah setempat sepertinya kurang dek Ran :),,,kalau macam pasar bersih,,nggak juga,,, :)

iyah sepi mas,,,upaya pemerintah saja yg kurang mas sepertinya,,,iya silahkan,,ako follow balik juga :)

betul banget mbak enis,,setuju banget tuh :)

Bagus banget pajaknya, Mbak.. :D
Mana luas lagi. Bisa sekalian untuk tempat joging atau nggowes yaa ^^

iya Beb..betul bget..enaknya sih gowes sepuasnya itu loh :) hahahaha

Sayang banget pasar seluas itu ga dimanfaatkan dengan baik :/

yapz benar,,nggak dimanfaatkan dgn baik,,padahal pembangunannya udah menggelontorkan anggaran yg nggak sedikit :(

Yuk berkomentar :)