Tuesday, April 15, 2014

Pulang Kampung itu....

Senangnya bisa pulang kampung. Bertemu dengan keluarga dan merasakan alam yang bebas. Melihat panorama alam yang benar-benar alami. Moment pulang kampung yang aku tunggu. Apakah kalian seperti aku juga, senangnya hati ini  saat akan pulang kampung, ke tanah kelahiran kalian???

Malamnya, kami sudah packing barang-barang yang akan dibawa untuk berlibur 3 hari di tanah kelahiran. Dengan berbekal 2 tas ransel yang menampung baju-baju kami selama disana. Aih, senangnya rasa ini. Raga memang masih ada di rumah, namun jiwa sudah melayang terlebih dahulu kesana, ke tanah kelahiran. Beberapa alasan mengapa aku senang banget pulang kampung.
  1. Bertemu keluarga tercinta, bapak, ibu, emak, kekek, dan para krucil-krucilku (ponakan dan sepupu) yang lain.
  2. Bertemu dengan binatang peliharaan (kucing, ayam, kelinci).
  3. Makan sepuas-puasnya.
  4. Bisa ngambil sayuran suka-suka aku di kebun.
  5. Bisa metik bunga suka-suka aku di pekarangan.
  6. Bisa teriak sekenceng-kencengnya melepas penat karena kiri kana rumah tetangga pada jauh semua.
  7. Terlepas dari beban kerja, me refresh pikiran.
Hahahahaha, itulah beberapa yang aku suka ketika moment pulang kampung. Berangkat dari rumah pagi-pagi buta. Sekitar pukul 03.00 dini hari. Perjalanan ke Bungurasih (Terminal Purabaya) hanya memakan waktu 1 jam saja dari rumah. Sepeda motor di parkir di tempat parkir yang sudah disediakan dengan memanfaatkan lahan rumah mereka sebagai tempat mengais rezeki. Setelah sepeda motor di parkir, langsung cap cus cari bis yang menuju Madura. Langsung naik dan berangkat. Pagi hari, di Madura di dalam bis menikmati sunrise.

Menikmati Sunrise di dalam bis
Inilah alam Maduraku. Kanan kiri masih penuh dengan sawah, polusipun tak sebanyak di kota tempatku mencari rezeki. Inilah alamku, Madura, masih banyak pepohonan di pekarangan rumah... Ah, tak terasa perjalanan yang membutuhkan waktu 3 jam perjalanan dari Terminal Purabaya ke terminal Pamekasan sampai juga. Kakiku sudah menginjakkan tanah Madura. Setibanya di rumah langsung disambut dengan makanan khas desa. Senangnya dengan duduk di alas bambu menikmati sarapan hasil kebun.

Makanan khas desa
Dan setelah sarapan dilanjutkan dengan tidur maklumlah kami berangkat dini hari, bangun pukul 02.00 dini hari dan melakukan perjalanan yang memakan waktu berjam-jam lamanya. Jadi kami masih mengantuk. Begitulah moment pulang kampung yang aku tunggu, bagaimana dengan cerita pulang kampung kalian, pastinya lebih seru kan?

Surabaya, 15 April 2014
Menulis sambil bekerja...


Related Posts

Pulang Kampung itu....
4/ 5
Oleh

18 komentar

Kampung saya di Magetan Bu, kalo pulang kampung ya cuman ketemu tetangga=tetangga saja, Soalnya sekarang saya tinggal di Balikpapan. Orang tua dan banyak sodara tinggal di Samarinda dan keluarga yang lain di Bandung, Jakarta.

Wah,,banyak sekali kota yg akan menjadi tujuan silaturahmi ya,,,salam kenal mas,,,

Wah..
Cobik bik bancinya epakaluar kabbi bak? Hahaha
Enak kalo bisa sering pulang kampung.. Salam mbak, kepada madura.. :)

Belum punya kesempatan pulkam... :(

Udah setahun nggak ketemu mamak bapak, jadi ngiri deh Mbak... ^_^

iya mas,,hahahaha,,itu makanan kampung yg luar biasa enaknya,,oke,,salam mu akan aku sampaikan,,,

jangan menyerah,,aku yakin pasti bisa pulang kampung dengan membawa hati yg gembira,,,dan tentunya kebahagiaan buat emak dan bapak,,,

Lagi pulang kampung yah, mbak. gimana keluarga di sana, sehat semua, mbak?, mudah-mudahan begitu. saya juga kemarin pulkam, mbak. lamaaa, sebulan setengah di rumah. ahaha, keenakan sampai gak sadar waktu, haha. berat badan nambah lima kilo, ihihi. seperti poin ketiga yang mbak tulis, makan sepuasnya, haha, jadi ajang balas dendam dan perbaikan gizi, ehehe.

Salam yah, mbak, buat keluarga di sana (o)

iyah,,kemarin pas weekend panjang mas,,Alhamdulillah keluarga baik dan sehat, Ya begitulah kalau pulang kampung,,makan sepuasnya,,alamakkkk 5 kg mas??? busyet,,,perbaikan gizi beneran itu,,oke,,ntar insyaallah aku sampaikan buat emak dan bapak salamnya,,,makasih mas richo...

Enakeeee iku panganane mbak.. kapan2 aku meluuuuuu belum pernah ke madura hehhe

enakkk donk,,ayo ayo kalau mau ikut,,,tak aja kesana biar tau,,,

Karena aku masih tinggal sama orangtua, jadinya gak pulang kampung kemana-mana hehe. Terus, sanak saudara banyak yang tinggal di kota Bandung juga. Jadinya gak pernah pulang kampung, paling kalau pergi ke pedesaan, ya untuk liburan wisata doang hehe :D

wah seru juga ya kalo seperti itu,,kumpul sama orangtua,,jalan-jalan bersama,,,wah jadi iri nih,,,

kalau pulang kampung trus ketemu sama keluarga besar selalu seneng banget :)

namanya mudik itu selalu menyenangkan yaa.....

dija kalo mudik ke rumah ayah di pasuruan
dija belom pernah ke madura tante

iya mak chi,,,seneng pake banget tentunya,,,:)

iya mbak elsa,,seneng,,bisa ketemu sama emak :)

Pasuruan,,deket ama jombang ya Dija,,,kapan2 mampir ke Madura ya sayang,,ke rumah tante :)

Yuk berkomentar :)