Saturday, July 25, 2015

Resolusi Lebaranku agar tetap berduit setelah lebaran

Alhamdulillah bisa bertemu lebaran lagi tahun ini, semoga tahun depan bisa bertemu lagi dengan hari nan fitri ini. Lebaran memberikan banyak kesan bagiku, mudik, pulang kampung, bertemu dengan keluarga, dan incip-incip makanan emak di kampung. Lebaran juga tempat untuk saling memaafkan dan berbagi kebahagiaan dengan seluruh keluarga.
Lebaran kadang memiliki tradisi unik di beberapa daerah, yaitu bagi-bagi uang. Sebenarnya tidak masalah dengan tradisi seperti ini, karena dengan cara ini kita saling berbagi kebahagiaan dengan anak-anak kecil dan orang-orang yang memang membutuhkan. Asalkan kita cermat dalam mengatur dan mengelola keuangan, jangan sampai setelah lebaran kita kehabisan uang gara-gara kita sendiri tidak bisa mengatur keuangan kita.

Salah satu tradisi lebaran adalah mudik ke kampung halaman

Resolusi lebaranku yang pertama pastinya adalah mudik alias pulang kampung halaman bertemu dengan emak dan sanak saudara. Pastinya mudik juga butuh uang, biaya transportasi ataupun BBM bagi mereka yang menggunakan kendaraan pribadi.

Sebelum mudik, hendaknya dipersiapkan dan dihitung secara cermat berapa banyak jumlah uang untuk ongkos transportasi yang dibutuhkan atau hitung juga berapa banyak nominal yang harus diprsiapkan untuk isi BBM dan kebutuhan lainnya saat membawa kendaraan pribadi. Selain ngitang-ngitung uang untuk mudik lebih baiknya juga kita sudah mempersiapkan uang yang nantinya akan dibawa balik lagi. Hal ini juga sangat penting agar kita bisa memanage kebutuhan dikampung dan menjaga keuangan tetap stabil setelah lebaran.

Berikut adalah benda yang wajib ada saat mudik menggunakan mobil.

Resolusi lebaranku selanjutnya adalah bagi-bagi uang. Siapkan uang yang nantinya akan dibagi-bagikan pada hari Lebaran. Biasanya target adalah anak kecil, anak yang masih sekolah dan masih belum dapat pekerjaan atau orang-orang yang membutuhkan. Biasanya aku selalu menghitung jumlah saudara, sepupu, ponakan, tetangga dari pihakku dan suamiku. Dengan cara ini pula aku bisa tau berapa nantinya uang yang aku butuhkan dan akan aku tukarkan ke bank dengan nominal sesuai yang kami butuhkan. 

Beli oleh-oleh seperlunya adalah resolusi lebaranku yang ketiga. Untuk oleh-oleh pastinya aku harus membawa buat orang tuaku dan mertuaku. Oleh-oleh yang aku beli biasanya yang memang nggak ada dikampungku. Mengapa aku bawa oleh-oleh seperlunya? karena aku tau, ortuku dan mertuaku pastinya juga sudah mempersiapkan kue lebaran khas kampung halaman, oleh sebab itu biar agak beda aku belikan oleh-oleh seperlunya dan yang memang jarang ada disana, karena pastinya meja sudah penuh dengan jajanan hari raya khas kampung halaman. Beli oleh-oleh seperlunya adalah salah satu cara menghemat keuangan, dengan berhemat kita termasuk dalam kategori orang yang cermat.

Jajanan lebaran khas kampung halaman

Resolusi lebaran yang keempat adalah beli baju baru. Alhamdulillah tahun ini bisa merasakan lebaran dengan memakai baju baru lagi. Baju lebaran tidak perlu mahal yang penting dengan niatan yang tulus akan dipakai untuk sholat Idul Fitri dan bersilaturahmi ke rumah saudara dan tetangga. Pandai-pandailah dalam memilih baju lebaran, kejarlah diskon jika ada atau harga yang sangat miring. Dengan cara ini maka kita bisa menghemat beberapa uang kita untuk keperluan lainnya.

Memanage uang dengan cermat (sumber gambar www.cermati.com)

Pulang kampung tidak harus membawa uang banyak, bawalah seperlunya atau kalau perlu biasakan bertransaksi dengan transaksi non tunai. Dengan cara ini maka kita akan berpikir seribu kali untuk mengeluarkan uang, kesulitan bertransaksi yang nantinya akan menyelamatkan keuangan kita.

5 hal yang harus jadi resolusi keuangan lebaran dari cermati.com sangat membantuku dalam memanage keuangan sebelum mudik agar nantinya keuanganku saat balik keperantauan masih terselamatkan.

Semua resolusi lebaran tersebut akan bisa tercapai jika kita benar-benar disiplin dalam mengatur keuangan. Hendaknya sifat disiplin sudah kita tanamakan jauh-jauh hari, dengan cara mencatat semua anggaran yang dibutuhkan sebelum lebaran dan setelah lebaran. Dengan cermat mengatur keuangan dan mancatat semua anggaran Insyaallah keuangan kita akan selamat dan kita masih bisa menikmati uang tersebut untuk di tabung. So, nggak ada salahnyakan menjadi pribadi disiplin sejak awal dan cermat dalam mengelola keuangan :) Yuk baca juga 5 cara sehatkan kembali keuangan pasca lebaran dan 6 cara menikmati libur lebaran dengan efektif dari cermati.com


Related Posts

Resolusi Lebaranku agar tetap berduit setelah lebaran
4/ 5
Oleh

30 komentar

Waww ini menarik sekali. Kadang banyak juga yang mengalami hal ini ya mba Dwi. Lepas lebaran kantong pada tongpes hiehiehiehiheiheiee. Tips bole juga di praktekkin hiehiheiheihee

Mantap nih resolusi Lebarannya.. semoga sukses dalam GA ini ya Mbak..

Sikap disiplin itu penting banget ya, Mbak :)

Betul kata pak Azzet. Makanya Islam mengajarkan sholat 5 waktu, memberikan pengajaran untuk disiplin memanage waktu....

harus lebih cermat mengelola keuangan untuk pra dan pasca lebaran ya mbak, kalo nggak disiplin,ludes itu uang hehehehe....

Daku juga melakukan penghematan lebaran tahun ini
Nggak beli baju baru karena baju lama masih bagus
Semoga berjaya dalam lomba bersama saya
Salam sayang dari Jombang

segala langkah dimasa depan memang layak di resolusikan agar lebih terfokus ya bu

Harus dipersiapkan jauh-jauh hari sebelumnya ya biar gak tekor setelah lebaran alias dompet jadi kosong.

abis lebaraaan memang musti pintar-pintar yaaa

harus pintar2 dalam memanage ya kang asep :)

amiien..makasih mbak rita :*

iya kang azzet..harus itu...

heem mas Adi...sholat 5 waktu juga mengajarkan kita disiplin :)

iya..pasti ludesss mbak...

amiien..makasih banyak pakde :)

bener sekali kang lembu...

betul sekali..pokoknya kita harus bisa memanage :)

betul sekali..biar kita juga nggak kelimpungan mak :)

Iya he'em... hehehe
btw mau dong mbak toples tanggonya. Isinya rengginang bukan...

wkwkkwwk..anda bener sekali mas Adi :)

Kebetulan aku nggak mudik mba, anak2 malah pada dapet angpao banyak dari saudara2 yg mudik. Emaknya hepi banget deh *ealaaahhhh :D

buakakakak..jadi yg hepi tuh emaknya ya :)

saya suka sekali foto rumah tuanya...jd ingat rumah simbah saya yang di kutoarjo jateng...rumah tua yang sejuk dan menentramkan.

terimakasih banyak mbak...emang adem bgt mbak rumah spt itu :)

aku natri untuk dibagi uangnya boleh gak mbak :)

enaknya mudik...aku juga ikutan ngantri kayak mba lidya aahh

hahaha...kan udah gede :)

hahaha..udah gede nih..masak antri..wkwkwk

Resolusi lebaranku tentang keuangan, mencatat setiap pengeluaran :D

Yuk berkomentar :)