Sunday, January 01, 2017

Jalan-Jalan ke Kenjeran Surabaya

Jalan-jalan ke Kenjeran Surabaya pertama kali aku lakukan bersama teman-temanku para geng SOMEO. Tahun 2007 saat kami menjadi mahasiswa baru di Institut Telnologi Sepuluh Nopember Surabaya. Dengan modal nekat dan terbatasnya uang dan peta Surabaya kami memberanikan diri naik angkutan umum menuju lokasi pantai Kenjeran. Dari kos-kosan Keputih kami berangkat bersama para geng SOMEO ke pantai Kenjeran dengan gembira.

Kurang lebih satu jam perjalanan menuju pantai Ria Kenjeran dengan angkutan umum warna biru tua. Kami bahagia akhirnya bisa sampai juga dipantai yang terngehits di Surabaya. Hampir 10 tahun berlalu, namun kenangan pertama kali ke Pantai Ria Kenjeran masih ada dalam ingatan. Benar-benar kenangan yang tak terlupakan bersama teman-teman.

Kini, pantai itu lebih cantik. Memiliki Jembatan yang hampir sama dengan jembatan negara seberang. Bermain-main dan berfoto pastinya di Jembatan yang masih belum dibuka untuk umum. Mengambil spot yang sekiranya apik buat difoto, berlarian diantara sepoi angin... duh bahagia ternyata sederhana.

Melihat anak-anak dengan sepeda anginnya yang sedang diparkir dan mereka berteriak sekencang-kencangnya. Duh... mereka tampak bahagia sekali 😊 Desiran ombak, sepoi angin yang membawa terbang jilbabku. Anakku pun turut bahagia, sesekali berteriak melihat pemandangan  alam ini.



Dengan kamera dari handphone Samsung milikku, aku mengabadikan setiap moment. Bernarsis ria, seperti pasangan muda-mudi yang ada disebelahku. Walaupun aku udah emak-emak tapi aku nggak mau kalah donk dengan yang muda...wakakakak.
Asyiknya lagi di tempat ini kita bisa melihat perahu nelayan yang sedang menari-nari terkena angin laut. Ombak kecil yang membawanya entah kemana tapi yang pasti nelayan tersebut berburu ikan. Dimana ada ikan pasti mereka akan menghempaskan jaring mereka kelautan.




Sudah tau kampung Jodipan Malang, itu loh kampung yang ngehitz dengan warna warni rumahnya. Kampung yang sekarang menjadi jujukan wisata kalau kita main ke Malang sekarang juga bisa kita nikmati di Surabaya. Indah banget warna warni rumah plus dihiasi lautan lepas. Kalian nggak mau kesini juga ta?


Habis dari Jembatan Kenjeran langsung cuz mencari pemandangan alam yang asyik. Membawa bekal dari rumah untuk menghemat pengeluaran. Hahaha... namanya juga emak-emak, apapun akan tetap dilakukan asalkan bisa menghemat pengeluaran.
Suami senang anak senang, duh... bahagia sekali hatiku. Piknik tipis-tipis tanpa perlu mengeluarkan modal besar.



Akhirnya kami menemukan tempat yang asyik, rindangnya pepohonan dan pemandangan alam yang aduhai. Langsung segar saat mata memandang warna hijau dedaunan. Duduk manis bersama anak dan suami sambil menikmati makanan seadanya yang kami bawa dari rumah. Untuk soto dagingnya sengaja aku beli di pinggir jalan, soalnya nggak memungkinkan bawa dari rumah. Adem pastinya nggak enak buat makan-makan cantik 😂


Alhamdulillah, liburan tipis-tipis kamipun terlaksana. Nggak pakai duit banyak buat menghilangkat penat dirumah. Hati riang, pikiran fresh dan pastinya isi dompet tetap aman. Semoga liburan tipis-tipis ini berlanjut ke tempat lainnya karena kami butuh travelling. Kalau kalian, liburan tipis-tipisnya seperti apa? Share yuk gaes 😊



Related Posts

Jalan-Jalan ke Kenjeran Surabaya
4/ 5
Oleh

4 komentar

Seru banget bisa piknii bertiga ya mbak. Aku sendiri belum pernah mampir ke Kenjeran ini. Penasaran pengen tau yg baru gimana.

Sayang sekali saya belum pernah melihat wajah baru Kenjeran, padahal saat itu hanya 10 menit saja dari rumah. Foto profil saya ini juga di Kenjeran Lama difoto sama MYY he he.
Terima kasih :)

Aku sering piknik murah meriah di BKT (Banjir Kanal Timur) dekat rumah mba hihihi ya kayak gitu aja tapi senang. Apalagi kalau wiken banyak yg jualan mainan, Raya tambah betah :D

Wah, aku belum pernah berkunjung ke daerah itu. Ntar ah kalau main ke surabaya lagi mampir ke spot2 yang oke ini

Yuk berkomentar :)