Tuesday, February 07, 2017

Yuk Kenalan Dengan Ardiba Sefrienda

Kali ini bakalan diajak travelling dan kuliner oleh salah satu blogger perempuan, iyes doski mah emang demen kalo disuruh 2 hal tersebut. Ya sama dong sama aku, dimana ada travelling pasti hasrat kulinerpun ikut-ikutan. Iya nggak?

Ardiba Sefrienda, lifestyle blogger yang sekarang tinggal di Palembang ini (sebelumnya tinggal di Jogja) memiliki banyak pengalaman tentang dunia tulis menulis. Dibuktikan dengan banyak karyanya yang menjuarai berbagai lomba menulis baik itu lomba maupun giveaway.


Teknolog pangan ini sekarang tinggal bersama keluarga tercinta di Palembang di sebuah ruko. Iyes Rumah Ruko, merupakan salah satu investasi idamanku namun karena dayaku tak mampu membelinya akupun hanya bermimpi kapan ya bisa punya Ruko buat usahaku nanti. Di blognya ardiba.com mbak Diba ini cuap-cuap tentang 7 hal asyik tinggal di Ruko. Yach otomatis aku baca deh, kan aku penasaran juga gimana sih rasanya tinggal di Ruko bersama keluarga.

Mbak Ardiba mulai ngeblog pada tahun 2009, dilihat dari postingan pertamanya yang pada bulan April. Pada bulan April 2009 tersebut ada tips yang cocok banget buat yang ingin tidur nyenyak. Berikut tips tidur nyenyak dari mbak Ardiba.

  1. Berdoa sebelum tidur. Selalu memulai semua dalam lindungan-Nya
  2. Tidur sesuai kebiasaan, kalo kecepetan nanti kebangun di tengah malam, kalo kemaleman bisa telat bangun. Tubuh kita alarm paling canggih loh.
  3. Kalo capek naikkan dulu kaki ke atas dinding, posisi telapak kaki di atas akan menyebarkan darah yg mengumpul di telapak kaki.
  4. Sebisa mungkin hindari obat tidur. Nyenyaknya nggak alami, beberapa bisa buat kecanduan.
  5. Jaga pola makan dan pola pikir. Jangan stress. Memikirkan hal yang indah aja sebelum tidur.
Selain ngubek-ngubek banyak artikel diblognya akhirnya aku menemukan judul artikel "Serunya Kerja Bersama Anak". Aku bangetlah pokoknya. Soalnya aku pengen banget bisa kerja bisa bawa anak dan sejauh ini masih belum ada yang menerima. Ya sudah deh, karena nggak ada yang menerima akhirnya aku kerja dirumah yaitu online shop. Alhamdulillah... bisa menghasilkan uang dengan tetap menjaga anak.




Pada awal mbak Diba membawa anak ke tempat kerja, mbak Diba berdiskusi dengan teman komunitas yang juga sering membawa anaknya ke kantor. Menurut temannya, syarat utama membawa anak ke kantor adalah memastikan lingkungan kantor ramah anak. Jangan sampai karena keblinger pengen tetap dekat dengan anak, kita justru malah abai dengan kesehatan dan keselamatan anak.

Setelah memastikan lingkungan kantor mendukung, hal selanjutnya yang wajib diperhatikan adalah kesiapan mental anak. Di kantor nanti dia bakal sering bermain sendiri. Nggak bisa sering-sering minta ibunya menemani bermain. Karena ibunya kan harus mementingkan pekerjaan kalau lagi di kantor. Alhamdulillah, kedua syarat itu sudah terpenuhi, sehingga mbak Diba tenang membawa anak ke kantor.



Nah, untuk si ibu sendiri, agar nyaman membawa anak ke kantor, harus mempersiapkan diri lebih ekstra. Untuk masalah logistik alias makanan, misalnya. Sebaiknya membawa bekal dari rumah. Hal ini untuk meminimalkan waktu terbuang hanya untuk membeli makan di luar. Kan lebih baik waktu istirahat digunakan untuk makan bersama anak, ya kan? Lalu, bawa bekal camilan sehat juga buat anak. Karena kalau perutnya tercukupi dengan baik, biasanya anak nggak crancky. Kalau anak hepi, ibu bisa kerja dengan tenang juga, ya kan?

Lebih lengkapnya bisa kalian baca disini.

Nah, itulah beberapa tips dari mbak Diba yang ingin membawa anaknya ke tempat kerja. Semoga nantinya bisa memilih dari yang terbaik. Apakah aku harus kembali bekerja atau bekerja dirumah sambil menjaga anak-anakku. Semoga Allah memberikan yang terbaik untukku dan untuk kita semua.

Yuk yang penasaran dengan mbak Diba langsung aja ke blognya disini


Related Posts

Yuk Kenalan Dengan Ardiba Sefrienda
4/ 5
Oleh

2 komentar

Tips sebelum bobonya boleh dicoba nih. Apalagi kadang suka mendadak kambuh insomnianya. Ternyata ngangkat kaki terus disenderin ke tembok itu disaranin juga ya. Saya pikir cuma kebiasaan orang jaman dulu. Ibu saya masih sering ngelakuin itu sampe sekarang.

Makasih ulasannya Mb. Moga terwujud punya ruko ya Mb. Aku skg Alhamdulillah udah tinggal di rumah, gak di ruko lg. Jadinya Ais jarang ikut k kntr. Milih main sm temen2 di kompleks. Hihi

Yuk berkomentar :)