Wednesday, April 05, 2017

Tentang UPS Yang Harus Kalian Ketahui

Sebel itu ketika mau ngeblog tiba-tiba ada yang ganggu, kalau anak sendiri sih mau nggak mau ya harus diladeni. Sebel? Enggak sih... la wong anak sendiri dan sudah seharusnya aku menemani dia. Komputer aku biarkan tetap nyala dan melanjutkan draft artikel dan setelah si kecil mengizinkan aku berkutat dengan barang pentingku itu (*baca komputer). Atau kalau tidak menunggunya hingga si kecil tertidur pulas dan pastinya aku bisa puas berselancar dunia maya.





Hmmm... tapi ada yang bikin aku super sebel ketika mendadak mati lampu gegara daya listrik yang naik turun nggak jelas. Gimana nggak sebel coba, sudah menulis panjang lebar dan aku lupa untuk menyimpannya dan alamakkk mati lampu rasanya seperti ditikam dari belakang oleh seorang musuh. Sakit, perih, dan entahlah... jadinya aku males nulis lagi. Tulisan yang aku buat sia-sia karena tak ada jejak sedikitpun. Aku harus mengulang dari awal dan aku tak bisa.

Andaikan aku punya UPS... pasti tidak akan seperti ini. By the way kalian tahu UPS gaes? Sini-sini yang belum tahu akan aku jelasin, ini sih biasanya ada dikantor-kantor agar listrik tetap terkendali walaupun tegangan naik turun.


UPS adalah sebuah perangkat elektronik yang bisa menghasilkan daya listrik untuk membackup peralatan. Dengan adanya UPS, kalian bisa menghindari kerusakan yang terjadi akibat gangguan listrik seperti voltase yang tiba tiba naik/turun. Namun dalam kondisi tertentu, UPS juga bisa mengalami kerusakan di bagian tertentu.


Harga jual UPS tergolong masih cukup mahal, sehingga perlu dijaga agar tidak rusak. Umumnya ada beberapa kerusakan pada UPS seperti tegangan listrik yang naik turun secara tiba tiba , beban yang pada UPS terlalu besar/overload, surge/tersambar petir hingga blackout atau mati lampu.




Berikut ini adalah komponen utama UPS yang umumnya rusak akibat hal - hal yang disebutkan diatas :

1. PCB (Print Circuit Board)

PCB atau Printed Circuit Board memiliki beberapa jenis dalam sebuah unit UPS. Fungsi utama dari PCB sangat penting untuk UPS karena PCB lah yang mengontrol seluruh kinerja dari UPS. PCB bisa rusak karena terkena tegangan listrik yang diterima oleh UPS terlalu tinggi maupun rendah. Karena tegangan yang tidak stabil inilah yang mengakibatkan PCB rusak bahkan bisa terbakar.

Umumnya semakin baik PCB yang digunakan, maka semakin mahal pula harga jual UPS. Kerusakan pada PCB UPS dapat dibilang sangat fatal karena PCB ibarat mainboard pada komputer.


2. Baterai

Baterai UPS merupakan suatu komponen penyusun yang penting juga seperti PCB. Karena baterai inilah UPS bisa menyala sebagaimana mestinya. Umumnya baterai UPS ini harus diganti sesuai umur baterai nya. Pergantian digunakan saat baterai sudah lama dan tidak bisa lagi berfungsi dengan baik. Namun ketika masih dalam keadaan baru tapi baterai sudah boros atau tidak berfungsi dengan baik maka anda harus mencari penyebabnya.

Kerusakan baterai yang umum adalah baterai yang menggelembung, yang disebabkan oleh suhu panas yang terjadi pada baterai UPS sehingga menyebabkan kandungan timah hitam/timbal pada baterai berekspansi.

Ekspansi ini lah yang mendorong dinding dari baterai sehingga menyebabkan baterai menggelembung. Selain suhu yang panas, baterai bisa rusak karena adanya perubahan tegangan listrik yang drastis sehingga mengakibatkan daya kejut yang tinggi dan mengakibatkan baterai rusak.


3. Charger/rectifier

Charger/rectifier ini berfungsi sebagai pengisi ulang baterai menggunakan aliran listrik dari sumber aliran utama PLN. Charger/rectifier sangat rawan maka dari itu harus lah dijaga dan di rawat sebaik mungkin karena alat ini juga sama vitalnya denga PCB dan baterai. Charger sebagai pengisi daya agar UPS bisa digunakan. Apabila terjadi suatu kerusakan pada charger maka kerusakan bisa merembet ke komponen lain karena apabila charger rusak, baterai tidak dapat di isi ulang dan mengakibatkan penurunan performa pada baterai.

Kerusakan charger/rectifier ini umumnya disebabkan oleh listrik PLN yang tidak stabil, sehingga daya yang mengalir pada charger ke baterai tidak akan sempurna dan berakibat pada kerusakan. Namun ada pemberitahuan saat charger rusak, umumnya pada UPS terpasang sebuah notifikasi/ alarm hingga cut off. Dengan jalan ini dapat menghalangi kerusakan terhadap baterai, namun hanya sementara dan kalian harus cepat memperbaiki charger UPS.


Itulah beberapa kerusakan umum pada bagian UPS. Mengingat mahalnya harga jual UPS, beberapa hal tersebut wajib Anda perhatikan agar UPS awet dan tahan lama.


Related Posts

Tentang UPS Yang Harus Kalian Ketahui
4/ 5
Oleh

5 komentar

Dulu waktu masih ngantor pc server juga dipakein UPS meski ada generator tapi tetep aja biar ga bikin rusak PC ya mba.
Nice article.

Owh ini toh UPS yang dikorupsi sama temen-temen disonoh itu. Baru liat saya bentuknya. Saya kira UPS itu yang diacara Trans 7 >> UPS salah :D

Waktu ngantor di notaris juga pakai UPS, soalnya perangkat nyala terus hampir 10 jam. Belum lagi kalau pas tiba-tiba mati listrik, untung udah ada UPS hehe

Mbak aku kok perasaan sudah lama banget nggak main kesini ya? Kenapa ya aku ini? Hahahaaa Maaf ya, bukan kewalahan makin banyak reply komen loh, tapi kewalahan makin lemot aja. Heheee... Salam cinta buat si kecil :)

makasih mbak sharing ilmuya..mga makin sukses

Yuk berkomentar :)