Sunday, November 26, 2017

Surabaya Oxytocin Journey : 3 Kunci Sukses Dalam Menyusui

Ngomong-ngomong ASI aku jadi ingat 2 tahun lalu saat masih mengandung anakku. Dalam hati udah ada niatan yang kuat untuk memberikan ASI. Di dukung pula niat untuk mengabdi menjadi ibu rumah tangga full time alias harus resign dari kantor yang selama ini telah memberikan kebahagian bisa bertemu dengan teman-teman yang bisa menjadi saudara. Sebelum lahiran aku sudah resign, sambil menunggu lahiran aku banyak sekali membaca artikel tentang bagaimana agar persalinan/ lahiran lancar. Selain itu artikel tentang cara ampuh supaya ASI lancar.


Baca juga : Ini Cara Ampuh Agar Produksi ASI Melimpah



Alhamdulillah waktu berjalan dengan cepat. Hampir 2 tahun aku bisa memberikan ASI eksklusif kepada anakku. Alhamdulillah ASI lancar, ini semua karena rezeki dari Allah dan pada intinya kita harus selalu berpikir positif dan selalu bersyukur.




Beruntung banget aku bisa hadir di acara Surabaya Oxytocin Journey pas hari weekend. Weekend ceria bersama keluarga di acara yang ceria juga. Membahas seputar ASI untuk ibu hamil dan menyusui.




Surabaya Oxytocin Journey adalah sebuah acara meet up komunitas pendukung ASI Best Bunda. Acara ini diisi dengan edukasi tentang menyusui dan piknik. Berlokasikan di venue yang instagrammable agar para peserta merasakan nikmatnya berpiknik di picnic room Futs Cafe, sehingga hormon okstosin yaitu salah satu hormon penting dalam produksi ASI berproduksi melimpah. Acara yang disponsori oleh ASI Booster Tea ini pastinya acara yang sangat bermanfaat sekali untuk kaum perempuan, khususnya mereka yang sedang hamil dan menyusui.

Apa hubungannya hormon okstosin dengan piknik? Kalau kita happy, rileks dan pastinya enjoy dengan diri pastinya hormon bekerja dengan baik hal inilah yang bikin ASI banyak dan melimpah.

Para peserta Surabaya Oxytocin Journey memang duduk lesehan diharapkan mereka enjoy dengan acara ini dari awal hingga akhir. Apalagi yang membawa bayi dan anak pastinya mereka lebih enjoy jika duduk lesehan, nggak ribet saat anak ingin berlarian dan bermain kesana kemari.






Pastinya kalian sudah tahu atau paling tidak sudah pernah membaca bahwa terdapat anjuran menyusui selama 2 tahun oleh WHO. Namun, ada dasar yang jauh lebih tua. Yaitu, dalam Al-Qur’an. Salah satunya surat Al-Baqarah ayat 233. Ketika calon ibu ditanya apakah nanti akan menyusui atau tidak? Semuanya menjawab iya. Atau paling tidak “Kalau bisa sih iya.” Sayangnya, pada kenyataannya menyusui tak semudah yang diperkirakan. Menyusui tidak semudah yang kita bayangkan. Menyusui tidak hanya dengan berucap tapi perlu dengan hati dan perasaan.


Dalam acara Surabaya Oxytocin Journey selain kita ngobrol-ngobrol santai pun ada materi yang tak kalah mengedukasi kita. Pastinya hal seputar menyusui dan bagaimana menyusui yang benar agar produksi ASI melimpah. Terdapat 3 kunci sukses menyusui yang dipaparkan oleh Li Partic, Founder Best Bunda dan ASI Booster Tea. Yaitu:

Niat yang kuat

Kunci menyusui yang pertama adalah niat yang kuat. 

Ditinjau dari niat, mungkin kita bisa melihat pada teori evolusi otaknya Paul D Mclean. Hanya sebagai motivasi. Manusia masih memiliki sifat kebinatangan karena dulunya otak manusia berkembang dari otak yang paling sederhana: otak reptil, kemudian berkembang lagi menjadi otak mamalia, primata sampai akhirnya otak yang sempurna, otak manusia. Bagian-bagian otak itu masih ada sampai sekarang.

Otak manusia adalah otak yang dibekali kemampuan untuk berpikir. Manusia punya ide, cara logis berpikir, menganalisis, dsb. Jika dikaitkan dengan niat menyusui, cobalah berpikir, kita menyusui si kecil karena apa? Tentunya harus ada visi dan misi ke depan.


Sahabat Rasulullah, Amr bin Abdullah pernah berkata:

“Jangan engkau menyusui anakmu seperti hewan yang menyusui anaknya karena didorong kasih sayangnya kepada anak. Akan tetapi, susuilah dengan niat mengharap pahala dari Allah dan agar dia hidup melalui susuanmu itu. Mudah-mudahan dia kelak akan bertauhid kepada Allah Subhanahuwata’ala.” 

Itulah yang membedakan kita dengan hewan. Menyusui dengan niat ibadah. Insya Allah, dengan niat ibadah yang kuat, menyusui akan dilakukan dengan keras kepala.

Setidaknya menurut ayat berikut:

-Al Baqarah ayat 233

-Luqman ayat 14

-Ath-Thalaaq ayat 6

Lama masa penyusuan sampai 2 tahun. Baik itu menyusu pada ibu kandung maupun ibu susuan.



Menenggelamkan diri pada ilmu

Kunci menyusui yang kedua adalah menenggelamkan diri pada ilmu. Ilmu bisa didapat dari buku, video, konsultan, menghadiri seminar, dll. 

Ilmu yang paling utama adalah memahami bagaimana ASI berproduksi, agar kita percaya diri. Karena pada umumnya para ibu mengeluh ASInya cuma menetes lalu dianggap tidak mencukupi kebutuhan bayinya.

Produksi ASI dipengaruhi oleh hormon prolaktin dan oksitosin. Prolaktin berfungsi memproduksi ASI. Sedangkan oksitosin untuk mengeluarkan ASI dari payudara. Oksitosin diproduksi ketika ibu rileks dan bahagia. Jadi dua hormon itu harus saling berkolaborasi. Percuma jika ASI diproduksi banyak, tapi ibu dikejar target, stress, tegang dan sejenisnya. Sehingga ASI juga susah keluar.

Ada banyak faktor pendukung agar ibu dapat menyusui. Misalnya lingkungan seperti ayah ASI, nenek ASI, atau orang di sekitar ibu yang mendukung suksesnya ASI sangat berperan. Faktor lainnya adalah hal yang mempercepat dan memancing produksi hormon prolaktin, disebut dengan laktagog (galactagogue).




ASI Booster Tea adalah minuman pengganti teh untuk ibu menyusui. Dengan formulasi rempah-rempah yang tepat, dapat membantu meningkatkan produksi ASI hingga 900%. Tersedia dalam bentuk biji-bijian rempah-rempah (ASI Booster Tea) dan minuman serbuk praktis (ABT Superdrink).




Jangan lupa ada suatu protein yang menghambat ASI yang dinamakan FIL (Fedback Inhibitor of Lactation). “FIL ini akan aktif jika ibu lama tidak menyusui. Produksi ASI akan dihambat. Jadi normalnya ibu menyusui harus menyusui atau mengeluarkan ASI-nya 8-12 kali sehari.” ujar Li Partic yang juga konselor menyusui dan childbirth educator itu.



Windows Shopping Vendor Bersalin

Kunci menyusui yang ketiga adalah Windows Shopping Vendor Bersalin, Selain harga, kita juga harus survei fasilitas bersalin di bidan, klinik, atau rumah sakit. Apakah Pro IMD yang benar dan Pro ASI? 

Ciri-cirinya adalah bayi dirawat gabung dalam kamar yang sama dengan ibu, IMD dilakukan sampai bayi menemukan sendiri puting ibu (biasanya sampai 1 jam), bayi tidak dimandikan dulu, karena aroma air ketuban mirip ASI sehingga mempermudah bayi menemukan puting ibu.

Ingat, 72 jam pertama kehidupan bayi, sebenarnya belum membutuhkan asupan apapun kecuali ASI. Tidak apa-apa jika bayi menangis sering. Karena kondisi dunia luar tidak sehangat dalam rahim. Susui dan susui terus. Minum ABT untuk mempercepat dan memperbanyak produksi ASI.



Kenali tanda cukupnya ASI sehingga kita bisa percaya diri. Bayi umur 1 hari pipis min 1x. Umur 2 hari min 2x. 3 hari 3x. Sampai umur 6 hari dan seterusnya sampai 6 bulan minimal 6x sehari BAK-nya. Pertambahan berat min 500 gram per bulan juga menunjukkan cukupnya ASI. Sehingga jika sudah terlihat tanda-tanda itu, tidak perlu melirik sufor untuk membantu nutrisi bayi.




Berdasarkan data International Baby Food Action Network (IBFAN) 2014, Indonesia menduduki peringkat ke-3 terbawah dari 51 negara di dunia yang mengikuti penilaian status kebijakan dan program pemberian makan bayi dan anak (Infant-Young Child Feeding).

Jumlah kelahiran di Indonesia 4,7 juta orang per tahun, jumlah bayi yang memperoleh ASI < dua juta jiwa, 30% ASI sisanya tidak mendapatkan asix, belum lagi serangan sufor dan berbagai dilema mindset jadul seperti sufor lebih keren, pemberian MPASI usia dini dengan pisang, air tajin, dll.




Cakupan air susu ibu (ASI) eksklusif di Indonesia baru 42 %, masih jauh dari harapan, Jika dibandingkan dengan target WHO yang mencapai 50%, maka angka tersebut masihlah jauh dari target.




Seharusnya praktik menyusui menjadi praktik hak, bukan kemudian menjadi praktik konstruktif yang diterjemahkan dalam kata kewajiban. Ketika ini dipahami sebagai hak, dan saat perempuan tersebut tidak bisa menyusui misalnya, maka dia akan mencari cara bagaimana agar bisa mendapatkan haknya untuk menyusui.




Selain mengkonsumsi ASI Booster Tea dipastikan makanan ibu hamil dan menyusui cukup, seimbang dan bergizi ya. Gizi-gizi yang dibutuhkan pastinya harus diperhatikan agar berpengaruh terhadap kandungan gizi ASI nya juga. Tidak dipungkiri jika gizi yang masuk kepada ibu hamil dan menyusui nantinya juga akan diserap kepada calon bayi atau bayi kita yang sedang menyusui.

Maka dari itu, Saya 100% mendukung ASI BOOSTER TEA untuk pemberian ASI Eksklusif.

Salam,
Dwi Puspita


Related Posts

Surabaya Oxytocin Journey : 3 Kunci Sukses Dalam Menyusui
4/ 5
Oleh

1 komentar:

Berburu ilmu ttg perASIan salah satu poin penting ya ternyata agar proses menyusui lancar.

Yuk berkomentar :)