Pengalaman Parkir Inap Mobil di Bandara Juanda

Assalamualaikum teman-teman...

Ini pengalaman saya, pengalaman parkir inap mobil di Bandara Juanda. Di Bandara Juanda yang Terminal 1 (penerbangan domestik). Harus saya tulis dan saya ceritakan, soalnya setelah gogling hanya beberapa saja yang cerita tentang parkir inap di Bandara Juanda.

Tapi setelah buka Google ternyata website resminya sudah ada diurutan atas. Yah... tersingkir deh artikel saya. Hahaha...

Tarif Parkir Inap Kendaraan Tahun 2019 di Bandara Juanda

Berdasarkan tarif parkir kendaraan di website resmi juanda-airport.com biaya parkip inap kendaraan di Bandara Juanda tahun 2019 sudah sangat jelas sekali. Dari websitenya tertera untuk parkir kendaraan roda 2 satu jam pertama dikenakan biaya 3000. Jika kendaraan roda 2 parkir inap, maka tarifnya 25.000. Jangan sampai hilang karcisnya, karena karcis hilang akan dikenakan denda 100.000

tarif parkir inap kendaraan di terminal juanda

Bagaimana dengan tarif inap untuk roda empat atau mobil pribadi di Bandara Juanda?

Ternyata tarif per jam di Bandara Juanda untuk mobil sebesar 6000 dan setiap jam berikutnya sampai dengan 5 jam akan ditambah 2000. Kemudian 5 jam berikutnya sampai 12 jam akan menjadi 25000. Jika masih belum keluar juga dari 12 sampai dengan 24 jam berikutnya akan dikenakan tarif parkir 55000. Padahal biaya inapnya sendiri (24 jam) hanya 50000 saja. Simpan karcis dengan baik, karena jika karcis hilang akan dikenakan denda 100000 untuk karcis roda empat (mobil).

Parkir inap mobil di Bandara Juanda sebesar 50000 dan parkir inap kendaraan roda dua di Bandara Juanda sebesar 25000.

Ingat!!! Jangan sampai karcis inap kendaraan di Bandara Juanda hilang karena akan dikenakan denda yang tarifnya menjadi 2xlipat dari tarif inap permalamnya.

Lokasi parkir inap Bandara Juanda menurut saya sangat mudah sekali, karena sudah ada papan petunjuknya. Kalau masih bingung tinggal tanyakan saja pada petugas bandara yang ada di lokasi tempat parkir jika kita masih was-was. Malu bertanya, sesat di jalan. Iya kan?

Bagaimana cara parkir inap di Bandara Juanda?

Ya tinggal datang saja ke Bandara Juanda, masuk parkiran mobil, tekan tombol di pintu masuk, dan nantinya akan otomatis keluar karcis milik kita. Di karcis akan tertera tanggal dan jam masuknya kendaraan dan saat kendaraan kita akan keluar maka otomatis sistem yang akan menghitungnya. Apakah lebih dari 24 jam atau tidak. Jangan sampai hilang ya karcisnya, simpan baik-baik.

Tapi kini parkir inap kendaraan di Bandara sudah bisa dipesan online loh. Mudah sekali ya.

Ceritanya disini saya telah melakukan parkir inap selama 3 hari 2 malam pada bulan Agustus tahun 2016. Sudah lama banget ya ternyata....

Kami lagi travelling ama teman-teman, suami dan anak saya juga ikut. Ntar dech saya ceritakan di lain kesempatan travelling ala-ala backpakerannya ya. Sekarang fokus dengan pengalaman parkir inap mobil di Bandara Juanda Surabaya.

parkir inap di bandara juanda



Ceritanya saya dan suami bingung, mau bawa mobil sendiri apa naik taksi ke Bandara Juanda. Masalahnya kalo bawa mobil sendiri ke Bandara Juanda saya kok masih rada sanksi, takut nggak aman, takut terjadi hal-hal yang tak diinginkan. Kalo naik taksi dari rumah pastinya bakalan ngeluarin duit 150 ribuan sekali jalan. Jadi ntar PP bakalan 300 ribuan lebih sama bayar tol dan lain sebagainya.

Ya wes setelah dipertimbangkan akhirnya saya dan suami sepakat bawa mobil karena bawaan kami (koper) gede selain itu saya bawa bayi. Maklum, perjalanan dari rumah Gresik ke Bandara Juanda memakan waktu 1 jaman lebih, itu pun udah lewat tol.


Sampainya di parkiran Bandara Juanda setelah mencet tombol parkir otomatis kami masih bingung dengan tempat parkir inap mobilnya ada di sebelah mana. Maklum, ini kali pertama kami parkir inap mobil di Bandara, sebelumnya selalu menggunakan taksi. Mobil selalu ditinggal dirumah karena berharap lebih aman kalo ditinggal dirumah.

Dan ternyata tinggal masuk parkiran sudah banyak mobil-mobil yang ditinggal oleh empunya dalam beberapa hari. Dibuktikan dengan penutup mobil yang sudah melambai-lambai nggak karuan dan kotor. Di parkiran mobil Bandara Juanda nggak ada penutupnya, seperti genteng, asbes, etc. Cuma lahan luas yang hanya ada pepohonan. Jadi mobil bakalan kena hujan dan kena panas.




Tips sederhana dari saya bagi kalian yang ingin parkir inap mobil di Bandara.


  1. Bawa penutup mobil, agar mobil aman dari panas dan hujan. Kasihan kan kalo mobil kita kepanasan dan kehujanan, mobil juga butuh kasih sayang. 
  2. Bawa penjepit. Jepit jemuran atau klip buku dari besi. Barang ini untuk menjepit penutup mobil agar tidak terbang terbawa angin. Cari celah-celah yang pas saat akan menjepit tutup mobil kebagian mobil. Pasti deh kalian udah ahli dari hal penjepitan 😊 
  3. Baca do'a agar Allah selalu melindungi kita terlebih harta kita.
  4. Jangan sampai hilang kertas parkirnya, biar nggak kena denda.


Ingat, kertas parkir jangan sampai hilang loh ya. Simpan baik-baik kertas parkir tersebut sampai kalian keluar dari parkiran. Kalau hilang bakalan kena denda, mbuh kena denda berapa. Masih belum pengalaman hilang soalnya. Hehehe...

Berangkat dari rumah Jum'at pagi (sebelum subuh) sekitar pukul 4 pagi. Tiba di Bandara Juanda jam 5.30 pagi, kami agak telat karena masih mencari masjid untuk sholat Shubuh. Dramapun berlanjut, koper bawaan kami mau nggak mau harus kami tinggal di Bandara sedangkan kami tetap terbang, terbang ke Bali 😊

Setelah mobil masuk tempat parkir dan menutupnya dengan aman serta penjepit yang akan melindungi dari tiupan angin kamipun meninggalkan mobil selama 3 hari. Insyaallah aman, perbanyak baca do'a semoga semua selamat.


Minggu malam (pukul 9 malam) akhirnya kami sampai di Bandara Juanda lagi (setelah puas jalan-jalan di Bali). Alhamdulillah mobil kami aman dengan penutup yang juga aman tanpa ada hempasan angin sedikitpun. Inipun karena kami jepit agar angin tidak membawa terbang tutup mobil kami. Hehehe


Jadi selama 3 hari parkir inap mobil di Terminal 1 Bandara Juanda hanya kena charge 90 ribu rupiah saja. Lumayan murah daripada aku naik taksi dari rumah PP udah 300 ribuan lebih. Kalo rumahnya dekat dengan Bandara Juanda sih enak walau naik taksi, lah rumahku di Gresik sono...jauhhhh.

Salam,
Dwi Puspita

3 comments:

  1. Maaf mau tanya, parkir inap itu itungannya harian, atau gimana ya mbak?

    ReplyDelete
  2. Muantap .. terima kasih sudah mau berbagi pengalamannya. Tuhan memberkati

    ReplyDelete

Yuk berkomentar :)