Sabtu Merindu Untuk Pulang Kampung

Ah, tak terasa sudah 7 tahun saya di Surabaya. Mulai menginjakkan kaki pada tahun 2007 saat memulai kuliah di ITS. Rasanya baru kemarin saya menginjakkan kaki di kota ini. Kerap kali saya melirik pulau seberang, yaitu Pulau Madura tepatnya kabupaten Pamekasan karena disanalah handai taulan saya dan suami semua berkumpul. Hiruk pikuk kendaraan bermotor dan macet dimana-mana tak pernah saya rasakan disana, hanya ada hamparan sawah yang luas, macam-macam sayuran yang ada di kebun samping rumah, beberapa pohon mangga yang menambah sejuknya suasana rumah, dan ayam-ayam yang dilepas satu-persatu dari kandangnya oleh kakek saya.


Sungguh pemandangan yang luar biasa, melihat suasana alam yang masih alami. Suasana pedesaan yang jarang aku lihat di kota Surabaya ini. Sungguh hari ini benar-benar Sabtu merindu, aku ingin pulang kampung. Bertemu dengan keluargaku dan keluarga suamiku. Disana semua beban pikiran rasanya hilang, disapu bersih oleh guratan senyum ibuku dan senyum ibu mertuaku.


Aku ingin pulang kampung Mak, Sabtu ini aku benar-benar merindu akan kampung halamanku dan juga kalian berdua. Aku ingin membantumu memasak didapur yang mana dapurmu terbuat dari anyaman bambu yang sudah mulai menghitam terkena asap yang mengebul dari tungku yang selalu kau buat untuk memasak nasi.

Emak, aku benar-benar merindu di hari Sabtu ini.

#200 kata

12 comments:

  1. Terima kasih atas partisipasi sahabat dalam Giveaway Sabtu Merindu di BlogCamp
    Salam hangat dari surabaya

    ReplyDelete
  2. selalu rindu kampung kalo saya :

    ReplyDelete
  3. Kampung halaman itu mmg membuat rindu ya mbak,jambu air sedep bgt tuh mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. pastinya mbak,,,ayo main2 ke rumah,,ntar mbak boleh ambil sesuka hati,,

      Delete
  4. Wow lama banget, segera mudik dan melestarikan silaturahmi!

    ReplyDelete
  5. Suasana kaya gitu pasti kangenin banget ka >.<

    ReplyDelete

Yuk berkomentar :)