Test Drive Suzuki Jimny, Seperti Apa Rasanya?

Suzuki baru saja mengeluarkan mobil Suzuki Jimny tahun 2019 lalu yang akan menjadi pilihan mobil andalan bagi anda yang ingin berpetualang menggunakan mobil yang gagah dan gahar. 

Menjadi mobil petualang tentu saja transmisi dan juga mesin mobil memiliki peran yang besar guna mendapatkan kesuksesan dalam penjualannya. Suzuki Jimny dibuat oleh Suzuki menggunakan mesin yang berkode K15B dengan empat silinder yang berkapasitas 1,5 liter.

Suzuki Jimny ini bisa dibilang fun to drive, buang ekspektasi kalian jika Suzuki Jimny hanya nyaman digunakan saat on road, untuk kalian para mahasiswa kalian dapat tampil keren dengan menggunakan

Suzuki Jimny untuk pergi kuliah, atau untuk kalian para ibu-ibu dapat bergaya ke mall maupun saat menjemput anak akan meninggalkan kesan bahwa kalian adalah orang yang percaya diri dengan kegarangan Suzuki Jimny.


Test drive suzuki jimny


Hasil Test Drive Suzuki Jimny 2019

Jangan sekali-kali meremehkan Suzuki Jimny dalam offroad nya, Suzuki Jimny memiliki off road dengan body ringan dan mesin bertenaga ngepas yang dapat dirasakan pada Suzuki Jimny keluaran tahun 2019.

Secara keseluruhan suspensi dapat dikatakan cukup lebih dari light off road, dengan kondisi offroad ringan bukan heavy off road. Hal yang terasa kurang dari Suzuki Jimny terdapat pada brake LSD yang tidak terdapat apapun opsi di mode 4L.

Logika penggunaan opsi di mode 4L sebagai traksi maksimal saat di medan offroad kondisi medan area berat hal ini sangat amat dibutuhkan. Tetapi masih dapat diakali dengan menggunakan fitur yang tersedia berupa LSD aftermarket yang berada di dalam gardan.

Hal ini harus dianggap sebagai kecacatan yang harus diperbaiki demi kesempurnaan dalam pengembangan Suzuki Jimny kedepannya. Lalu seperti apa hasil test drive mobil Suzuki Jimny keluaran tahun 2019 ini?

Mesin Suzuki Jimny 2019

Sebagian orang mungkin berpikir apabila dibandingkan dengan generasi kedua yang hanya memiliki kapasitas mesin 1.000 cc pasti untuk generasi ke 4 ini jauh lebih bertenaga. hal ini karena mobil Jimny 2019 sudah menggunakan mesin yang berkapasitas 1.500cc.

Untuk digunakan dalam kondisi onroad memang mesin yang dipakai sudah lebih dari cukup perihal tenaganya, namun ketika masuk pada medan offroad, barulah akan terasa tenaga mesin yang terasa sedikit menahan, apalagi saat melewati kontur jalan Offroad yang tidak rata.

Transmisi Sistem 4x4 Suzuki Jimny 2019

Rasio gigi yang terbilang halus menjadikan pengguna suzuki jimny harus sering berpindah ke mode 4L daripada kalian harus di susahkan dengan menggunakan transmisi secara manual. 

Rasio pada gir dalam keadaan mode high dan low dapat menggerakkan jumlah bobot yang ditumpu suzuki jimny ini disebabkan faktor transfer case yang sangat berperan didalamnya.

Sasis dan Suspensi Suzuki Jimny 2019

Carilah di jaman ini mobil yang masih memakai gardan solid dengan sasis ladder frame, sebanyak apapun yang kalian cari hanya Suzuki Jimny dan Jeep Wrangler yang masih tetap konsisten dalam penggunaan gardan solid dengan sasis ladder frame tersebut.

Suzuki Jimny generasi ke 4 masih menggunakan solid axle dengan suspensi 3 link, dalam hal ini kenyamanan dalam on road sudah tidak perlu diragukan lagi, terutama dalam segi body roll yang tergolong masih dalam keadaan minim limbung.

Tes travel suspensinya saat di medan off road akan menimbulkan beberapa masalah seperti kurangnya suspensi 3 link dibandingkan suspensi pada keadaan 4 link.

Travel suspensi saat di garden belakang dapat dikatakan lebih dari cukup sesuai equipment yang dibutuhkan pada mobil dengan berjenis sama pada umumnya. Banyak yang menganggap travel gardan di depan masih terasa kurang, tetapi secara keseluruhan argumen ini bisa dibantah dengan kombinasi travel suspensi dari keduanya agar nyaman saat light offroad.

Dalam segi bantingan suspensi dapat mudah di handling dengan ketentuan pada kecepatan rendah. Walaupun dalam keadaan genting suspensi pada mobil akan tetap nurut karena bisa dibilang cukup stabil, pembelokan akan terjadi dengan sangat nyaman.

Salam,
Dwi Puspita

No comments:

Post a comment

Yuk berkomentar :)