Maafkan aku, karena kau tak banyak menuntut padaku, sedangkan aku justru yang banyak menuntut padamu. Kau hanya menuntutku, agar aku menjadi istri yang solehah, yang tau mana hak dan kewajibanku sebagai seorang istri. Suamiku, maafkan aku, walau aku telat bangun di pagi hari, dan kau
hanya sekedar membangunkanku untuk sholat shubuh, dan setelah itu kau tak
menuntutku yang lainnya. Kau langsung menyalakan kompor untuk memasak air jika
tidak ada air minum, kau memasak lauk untuk sarapan pagi ini. Dan jika tamu
bulananku datang, kau biarkan aku terlelap dengan tidurku hingga aku terbangun
sendiri. Setelah itu terkadang kau pergi ke pasar untuk membeli lauk dan sayur
untuk makan kita. Suamiku, asalkan kau tau. Aku sangat mencintaimu walau
terkadang kau keras dengan pendirianmu.
BACAAN YANG PALING DICARI
-
Assalamualaikum Mama, di artikel ini saya mau bercerita tentang pengalaman pribadi saya mengatasi ruam popok pada si kecil. Karena ini pula ...
-
Sadar nggak sih, kalau kita tuh sekarang terlalu banyak berteman dengan radikal bebas? Bagaimana nggak berteman, setiap hari kita menghirup ...
-
Sudah sejak lama saya mengidamkan smartphone dengan memori yang mumpuni, tujuannya agar saya bisa mengunduh aplikasi yang sangat penting d...
-
Assalamualaikum para pembaca setia blog www.dwipuspita.com, semoga teman-teman dalam keadaan sehat dan bahagia selalu. Dalam tulisan kali in...
-
Webinar kali ini memang saya tunggu, temanya sangat ngena banget apalagi masa pandemi seperti ini kegiatan saya hanya bengong di rumah saja....
-
Assalamualaikum sahabat Dwipita, Tak terasa sudah 3 tahun saya resmi menjadi ibu rumah tangga. Semenjak resign dari kantor pemerintaha...
-
Minggu ini seperti biasa saya pergi ke supermarket yang dekat dengan rumah untuk membeli beberapa kebutuhan pokok dalam seminggu kedepan. S...
-
Tinggal di perumahan yang aksesnya mudah untuk pergi kemana-mana memiliki kebahagiaan tersendiri bagi saya. Salah satunya tempat belanja keb...
-
Memiliki smartphone canggih bukan mimpi lagi, karena produsen smartphone kini mulai berlomba-lomba memberikan kelebihan dari masing-masing t...
-
Novel sebuah buku cerita romantis yang dulu pernah menjadi sahabat saya ketika saya sedang ingin bersenang-senang dengan alam pikiran saya...


No comments:
Post a Comment
Yuk berkomentar :)