Tuesday, October 31, 2017

Hanya Makan Sayur dan Buah Selama 2 Minggu

Yaelahhhh... pengalaman hanya makan sayur dan buah selama 2 minggu saja udah diceritain diblog. Maksud situ apa?

Biarin lah, mau-mau aku. Namanya juga bahagia, selama 2 minggu ada hasil dan aku pengen cerita.

Ceritanya gini. Aku sudah punya niatan untuk hidup sehat gegara cek kadar kolesterol dimana aku sudah positif kolesterol dengan angka 246 mg/dl.

Keesokan harinya aku langsung belanja segala macam sayur. Wortel, brokoli, bunga kol, dan kentang. Kemudian aku kukus dan aku nikmati secara perlahan dengan cucuran air mata. Air mataku tiba-tiba keluar dengan mulut yang mecucu. Rasanya... hambar, pahit, dan tidak enak. Tanpa bumbu apapun, tanpa gula dan garam. Semuanya hambar. Hambar dan pahit. Tapi aku makan demi mendapatkan dampaknya.



Selain itu aku juga rajin konsumsi pisang dan pepaya. Karena menurut info yang aku baca, selain buah ini murah manfaatnya juga sangat banyak buat tubuh.



Saat melakukan diet ini, tiba-tiba suara abang bakso lewat. Abang bakso ini langgananku, soalnya pentol baksonya besar-besar dan enak. Favorit aku pokoknya. Dan aku hanya bisa menelan ludah ketika melihat rombong bakso yang pentol besarnya seperti memanggil-manggil aku. Ah... tidak. Masih 1 hari dietnya. Aku harus bisa.

Baca juga : Diet Bakso

Hari ke 2 dan hari ke 3 seperti biasa. Kurang lebih seperti hari pertama. Namun hanya dibedakan sayur dan buahnya saja. Oseng-oseng bayam dan kangkung menjadi pelengkap hari itu.

Pisang dan semangka menjadi teman nyomal nyamilku. Tiba-tiba di malam hari yang dingin, si abang tukang sate lewat. Berteriak dengan kencang... saaaa teeee. Aku tergoda. Satenya terkenal enak dan lembut dengan bumbu kacangnya. Sate ini terbilang enak di komplek perumahanku. Harganya 15 ribu rupiah per 10 tusuk untuk daging sapi. Dan... lagi-lagi aku hanya bisa mencium aromanya saja. Asap satenya ngebul kerumahku. Terima kasih telah membuatku kenyang.



Hari ke 4 dan ke 5 aku konsumsi wortel, selada, sawi putih, brokoli, bunga kol, dan kentang. Lumayan terbiasa sih, jadi tangisan berubah menjadi senyuman kecut. Biasanya aku pake sambel, agar sensasinya beda. Jadi rada pedes-pedes pahit gimana gitu. Hahaha...

Selama 5 hari itu pula berat badanku turun. Dari angka 60 ke 59. Aku nggak pake olahraga. Olahraganya cukup bersih-bersih rumah saja, cuci baju, nyapu dan momong anak. Oh iya, negatifnya aku masih suka konsumsi kopi hitam instan. Soalnya sehari aja aku nggak ngopi, aku nggak kuat. Kepalaku pasti pusing. Jadi kopi selalu bersamaku.

Nah, dari 5 hari itu karena sudah mendapatkan hasil yang setidaknya berat badanku turun 1 kg maka aku memutuskan untuk meneruskan hidup sehat ini dengan mengkonsumsi buah dan sayur. Buah yang aku konsumsi biasanya buah pepaya, pisang, semangka, timun emas, dan alpukat.

Hanya buah-buah itu saja?

Iya... karena selain murah meriah buah-buah itu juga favorit aku.
Untuk sayurannya biasanya yang paling sering adalah wortel dan tomat. Untuk sayuran hijaunya biasanya brokoli, selada, sawi dan bayam. Yang paling menyiksa adalah sawi putih, karena alamakkkk setelah di kukus dan dilahap bagaikan jamu. Pahitttt banget.
Apapun aku lakukan demi kesehatanku dan bonus turun berat badan.
Jadi total selama 2 minggu mengkonsumsi buah dan sayur berat badanku turun 3 kg. Dari start 60 kg menjadi 57 kg.



Dan... tiba- tiba saja aku berhenti melakukan hidup sehat itu. Yang bikin aku berhenti karena,

1. Saat PMS, entahlah jika tamu bulanan datang aku uring-uringan. Berasa mau makan orang dan kadar emosiku berubah-ubah. Daripada tambah stress akhirnya aku  melahap segala apa yang aku mau. Dari situlah berat badan yang awalnya sudah susah payah diturunkan kembali merangkak naik ke angka yang menyeramkan.
2. Disaat anakku sakit. Karena aku butuh asupan gizi yang lebih banyak. Maklumlah aku masih mengASIhi anakku. Mau tidak mau saat anakku sakit dan tidak mau makan dan dia hanya mimik ASI so mau nggak mau aku harus nabung ASI banyak. Caranya ya makan yang banyak, bergizi, dan seimbang.
3. Saat suamiku ngajak kulineran. Wah.... suer ini mah nggak bisa aku tolak. Biasanya pak suami ngajak kuliner di saat weekend. Selama weekend itu pula aku bebas makan apa saja. Pak suamipun mendukung apa yang aku makan, tak ada larangan dan mengingatkanku. Dan dari situ aku merasa bahagia bahwa suamiku tak peduli dengan bentuk tubuhku yang cenderung semakin melebar ke samping.

Baca juga : Secangkir Kopi Menemaniku Dalam Berdiet

So, cerita cuap-cuapku tentang "hanya makan buah dan sayur selama 2 minggu" membuahkan hasil. Selama 2 minggu berat badan turun 3 kg. Badanku sedikit nyaman dan enteng. Lingkar pinggang sedikit turun, perut buncit sedikit kempes.
Yang disayangkan, mengapa lingkar lenganku tetap besar dan terlihat perkasa? Mengapa bagian paha masih agak besar dan celana masih belum muat?
Jawabannya adalah.... hidup sehat bonus langsing tidak cukup hanya mengkonsumsi sayur dan buah tetapi juga diimbangi dengan olahraga teratur, hindari stress, dan tidur malam tepat waktu.

Baca juga : 7 Barang Yang Aku Pakai Saat Jogging



Oke deh... olahraganya kapan-kapan saja. Btw... aku tetap konsumsi kopi ya gaes selama 2 minggu itu. Soalnya hidupku hampa tanpa kopi. Hehehe...

Salam,
Dwi Puspita



Related Posts

Hanya Makan Sayur dan Buah Selama 2 Minggu
4/ 5
Oleh

13 komentar

Mbak, aku juga mulai 3 hari ini makan sayur dan buah. Tapi, masih makan pakai sambal sih. Mengurangi konsumsi micin juga. Berat badanku udah di angka 63 hahahaha. Dibilang gajah sama mertua itu rasanya nyesek banget. Hahahaha. Ayo, Semangaaaat!

Wah hebat juga ya Mbak dalam 2 Minggu turun 3 kg

Etapi memang bener lho Mba, aku pernah mengurangi konsumsi junk food termasuk gorengan selama 21 hari. Aku enggak ngecek berat badan sih, tapi kepala jadi enggak pusing, badan enteng, bangun pagi juga berasa fresh.. ^_^

Hebaaat... Bisa tahan sampai 2 minggu itu sudah luar biasa. Aku sih sehari pun tak sanggup, apalagi kalau lagi nyuapin anak2... Am, satu suap buat anakku, am, satu suap buat diriku haha

Woooo,keren mbak. Aku angkat tangan kl g makan nasi,haeee

Hebaat banget, kalau saya? GAK SANGGUP

Keren, kalau aku mungkin sudah pingsan mbak. Sehari nggak makan nasi aja sudah lemes

mungkin bertahap kali ya...ga ujug2 total merubah pola makan, ntar kalau sudah bosan ujungnya jadi kalap, eh itu aku sih

Mba, kamu ga kliyengan yaaa.. Aku prnh coba cm makan sayur dan buah. Gilaaaaa, 2 hr aku kliyengan, berkunang2, dan lemes luar biasa. Akhirnya aku stop.. Kok kamu bisa sih... :O

Ini aku mau mulai diet karbo sama gula, mbak. Dua minggu juga waktunya. Semoga berhasil. Baca tulisan ini, makin mantap niatku

Aku berketo skrg tapi sering cheating seh. Lumayan lah entengan 10kg xD. Yang penting ga lupa tetep ngasi 😍

duhhh.. diet itu bukan mengurangi makan, tapi mengubah pola makan.
saya tetap makan junk food kok, tapi asupan sayur dan buah diperbanyak buat mengimbanginya.
Olahraga sih tetap wajib sihh. minimal sepedaan 20 kilo seminggu sekali (total) jadinya berat saya tetap stabil di angka 44 - 48 selama lebih dari 10 tahun.
Kopi sih tetap 2 kali sehari. kalau tidak sama sepert mbak, sakit kepala euy.. hehehe..

Keputusan yang cukup berani, kalau nggak dibilang nekad sih. Untung ketika lagi menstruasi kamu berhenti diet kayak gini. Diet itu nggak cuma sekedar makan buah atau sayur doang, tapi ya harus ada proteinnya juga supaya kita tahan dari penyakit.

Yuk berkomentar :)