Mampir Sebentar ke Pantai Jerman Sebelum Balik ke Surabaya

Duh... beribet amat sih judulnya. Mampir sebentar ke Pantai Jerman sebelum balik ke Surabaya. Dudududu... ya intinya saya mampir ke Pantai Jerman dulu sebelum balik ke Surabaya. Pantai Jerman dimana? Pantai Jerman itu dekat banget dengan Bandara Ngurah Rai - Bali. Mampir sebentar ke pantai Jerman karena jadwal penerbangan kami pukul 18.00 waktu Bali. Jadinya sore hari kami masih mampir ke Pantai Jerman bareng mbak Eda dan Ara karena kami satu pesawat.



Mbak Sri yang menjadi tour guide kami mengantarkan kami ke Pantai Jerman. Menemani dan mengantarkan kami, mulai dari menjemput kami di hotel, mengantarkan beli oleh-oleh, mengantarkan cari makan siang, mampir ke Pantai Jerman, dan mengantar ke airport. Alhamdulillah pokoknya, nggak ribet cari taksi buat wira-wiri kesana kemari.



Pantai Jerman itu sederet dengan Pantai Kuta, Pantai Legian. Kalo diperhatikan di peta ada di sebelah barat Pulau Bali. Pokoknya deket banget dengan Bandara Ngurah Rai. Di Pantai Jerman asyik, soalnya bisa melihat langsung pesawat lepas landas dan saat akan landing. Saat pesawat landing siap-siap deh buat jeprat-jepret momen langka ini.


Pesawat berjejer rapi, ada yang landing ada yang lepas landas. Subhanallah pokoknya melihat pemandangan gratis didepan mata.


Itu yang berwarna putih adalah batu karang yang terbawa ombak, jadi hati-hati saja kalau jalan tanpa menggunakan alas di pantai ini karena akan membahayakan telapak kaki.
Eyaampun... di foto itu saya gendut banget ya. Subur banget tubuh saya. Semoga tahun depan saya bisa memangkas bobot ini.
Ya maklumlah, ibu-ibu menyusui mah nggak menolak makan apa saja. Yang penting ASI lancar anak sehat, urusan bentuk tubuh belakangan saja.



Pantai Jerman pantai asyik, asyik buat renang. Pemandangannya juga nggak kalah kece dengan pantai-pantai yang ada di Bali. Menyaksikan sunset ditempat ini juga bagus, siluet senja yang nggak kalah dengan pantai-pantai lain.



Mengapa sih dinamakan Pantai Jerman. Katanya, dulu di daerah ini banyak sekali turis dari Jeman tinggal dan menetap di tempat ini. Tapi sekarang sudah jarang, ya ada beberapa tapi hanya bisa di hitung jari.




Pantai Jerman memiliki kontur pasir yang lembut, halus, dan berwarna putih. Di pantai ini banyak sekali perahu nelayan yang sedang menepi. Tak ada ombak dan hanya angin yang sepoi-sepoi. Ingat... pakai alas kaki jika ke pantai ini karena banyak batu karang yang terbawa gelombang laut.



Saat saya ke pantai ini, ada sesi foto prewedding. Wah asyik sekali ya, ternyata Pantai Jerman juga cocok dan dipilih sebagai salah satu spot menarik dalam pengambilan gambar prewedding bagi para calon mempelai yang sebentar lagi akan merasakan kebahagiaan.




Akhirnya hampir 2 jam kami jalan-jalan sepanjang pantai Jerman dan kami harus segera ke Bandara. Selamat tinggal Pulau Bali, semoga suatu hari nanti kami bisa mengunjungimu lagi bersama keluarga dan teman-teman. Kenangan ini sungguh sangat membekas dalam pikiran saya. Terima kasih Blogger Suroboyo yang kompak selama travelling ala-ala di Pulau Bali. Kalian memang luar biasa.

Terima kasih juga buat mbak Sri dan suami yang sudah menemani dan mengantarkan kami. Semoga Allah yang membalas kebaikan kalian.



Salam,
Dwi Puspita


No comments:

Post a comment

Yuk berkomentar :)