Tanda-tanda Hamil yang Perlu Diketahui

Tak semua wanita memiliki tanda-tanda hamil yang serupa. Hal ini bisa terjadi sebab tubuh wanita berbeda-beda terkait reaksi kehamilan. Perubahan pada tubuhnya pun akan berbeda pula. Berikut adalah beberapa tanda-tanda hamil yang paling umum dialami oleh wanita secara alami.

Tanda-tanda hamil



1.  Mual dan Muntah

Salah satu tanda-tanda hamil yang juga umum dirasakan oleh wanita adalah mual. Biasanya muncul di pagi hari, sehingga disebut morning sickness. Mual bisa dialami bersamaan atau tidak dengan gejala muntah.

American Pregnancy Association (APA) menyebut jika ada lebih dari 50% wanita yang sedang hamil mengalami morning sickness. Hal tersebut dialami di trimester pertama. Sebagian wanita hamil terus mengalami ciri kehamilan ini hingga trimester kedua. Bahkan bisa sampai persiapan melahirkan.

Namun walau disebut morning sickness, kondisi ini bisa terjadi di sepanjang hari. Baik terjadi di siang, sore, atau di malam hari. Gejala morning sickness dapat mereda perlahan. Seiring dengan perkembangan usia dari kehamilan.

2. Perubahan Nafsu Makan

Pada trimester pertama, perubahan nafsu makan pada ibu hamil mulai tampak. Sebagian calon ibu, mengalami penurunan nafsu makan dapat dipicu oleh morning sickness. Karena menimbulkan gejala mual disertai muntah.

Namun sebagian wanita lainnya tak mengalami morning sickness. Bahkan nafsu makannya malah meningkat. Ini merupakan kondisi yang wajar terjadi. Karena bayi sedang bertumbuh di dalam kandungan. Pertumbuhan janin menimbulkan tanda mudah lapar sekaligus peningkatan nafsu makan pada wanita hamil.

3. Cepat Merasa Lemas dan Lelah

Tubuh jadi mudah lelah serta lemah walau tak habis melakukan kegiatan yang berat. Hal tersebut bisa jadi ciri hamil yang dialami oleh kaum wanita. Ibu hamil dapat berpotensi mengalami kelelahan yang luar biasa meski usia kehamilannya baru menginjak 1 minggu.

Namun, tak perlu khawatir sebab ciri-ciri hamil ini termasuk normal terjadi. Bahkan, barangkali lemas dan lelah akan terus terjadi hingga tiba waktunya melahirkan. Pada kehamilan kembar, kelelahan bisa menjadi lebih parah dan harus benar-benar ada perlakuan khusus karena berhubungan dengan kesehatan ibu dan janinnya. 

Penyebab lemas dan lelah adalah hormon progesteron yang diproduksi selama masa kehamilan terus meningkat drastis. Hormon tersebut akan mengubah metabolisme dalam tubuh. Selain itu, tubuh wanita juga melemahkan sistem imunnya sejak sebelum terjadi implantasi. Tujuannya agar embrio bisa melekat serta menetap di dinding rahim.

Untuk mengatasinya, wanita hamil sebaiknya mulai menyesuaikan aktivitas sehari-hari. Selain itu, beristirahat cukup dapat dilakukan agar tanda-tanda hamil ini tak membuat wanita hamil terganggu.

4. Indera Penciuman Jadi Lebih Sensitif

Di jurnal Frontiers in Psychology membuktikan bahwa kepekaan hidung wanita dapat meningkat secara drastis saat mengalami kehamilan. Ketika mencium bau-bauan tertentu, sebagian wanita yang hamil muda akan mengalami tanda-tanda hamil. Di antaranya mudah pusing, mual, serta muntah. Bahkan dapat merusak suasana hati.

Padahal, para wanita mungkin tak merasa terganggu dengan aroma tersebut saat sebelum hamil. Kondisi tersebut juga mempengaruhi wanita hamil ketika ngidam. Selera makan mungkin berubah sebab mencium bau jenis makanan tertentu.

Jika merasakan tanda-tanda hamil di atas, ada baiknya lekas memeriksanya dengan test pack. Tetapi, kehamilan baru bisa terdeteksi secara akurat menggunakan alat paling tidak 10 hari setelah mengalami telat haid. Gunakan test pack sesuai instruksi yang tertera di kemasan agar hasilnya akurat. Semoga artikel ini membantu ya.

Salam,
Dwi Puspita

No comments:

Post a Comment

Yuk berkomentar :)