Pulang Kampung itu....

Senangnya bisa pulang kampung. Bertemu dengan keluarga dan merasakan alam yang bebas. Melihat panorama alam yang benar-benar alami. Moment pulang kampung yang aku tunggu. Apakah kalian seperti aku juga, senangnya hati ini  saat akan pulang kampung, ke tanah kelahiran kalian???

Malamnya, kami sudah packing barang-barang yang akan dibawa untuk berlibur 3 hari di tanah kelahiran. Dengan berbekal 2 tas ransel yang menampung baju-baju kami selama disana. Aih, senangnya rasa ini. Raga memang masih ada di rumah, namun jiwa sudah melayang terlebih dahulu kesana, ke tanah kelahiran. Beberapa alasan mengapa aku senang banget pulang kampung.
  1. Bertemu keluarga tercinta, bapak, ibu, emak, kekek, dan para krucil-krucilku (ponakan dan sepupu) yang lain.
  2. Bertemu dengan binatang peliharaan (kucing, ayam, kelinci).
  3. Makan sepuas-puasnya.
  4. Bisa ngambil sayuran suka-suka aku di kebun.
  5. Bisa metik bunga suka-suka aku di pekarangan.
  6. Bisa teriak sekenceng-kencengnya melepas penat karena kiri kana rumah tetangga pada jauh semua.
  7. Terlepas dari beban kerja, me refresh pikiran.
Hahahahaha, itulah beberapa yang aku suka ketika moment pulang kampung. Berangkat dari rumah pagi-pagi buta. Sekitar pukul 03.00 dini hari. Perjalanan ke Bungurasih (Terminal Purabaya) hanya memakan waktu 1 jam saja dari rumah. Sepeda motor di parkir di tempat parkir yang sudah disediakan dengan memanfaatkan lahan rumah mereka sebagai tempat mengais rezeki. Setelah sepeda motor di parkir, langsung cap cus cari bis yang menuju Madura. Langsung naik dan berangkat. Pagi hari, di Madura di dalam bis menikmati sunrise.

Menikmati Sunrise di dalam bis
Inilah alam Maduraku. Kanan kiri masih penuh dengan sawah, polusipun tak sebanyak di kota tempatku mencari rezeki. Inilah alamku, Madura, masih banyak pepohonan di pekarangan rumah... Ah, tak terasa perjalanan yang membutuhkan waktu 3 jam perjalanan dari Terminal Purabaya ke terminal Pamekasan sampai juga. Kakiku sudah menginjakkan tanah Madura. Setibanya di rumah langsung disambut dengan makanan khas desa. Senangnya dengan duduk di alas bambu menikmati sarapan hasil kebun.

Makanan khas desa
Dan setelah sarapan dilanjutkan dengan tidur maklumlah kami berangkat dini hari, bangun pukul 02.00 dini hari dan melakukan perjalanan yang memakan waktu berjam-jam lamanya. Jadi kami masih mengantuk. Begitulah moment pulang kampung yang aku tunggu, bagaimana dengan cerita pulang kampung kalian, pastinya lebih seru kan?

Surabaya, 15 April 2014
Menulis sambil bekerja...

No comments:

Post a comment

Yuk berkomentar :)