Kenali Jenis Kulit Bayimu Sedini Mungkin

Kalau ingat zaman anak saya masih bayi dan status saya masih terbilang new Mom, waduh...sebenarnya bikin saya pusing. Hahaha... maklum lah, baru pertama punya baby dan ngurus sendirian tanpa mertua dan orang tua. Agak bingung juga cara ngurus bayi itu seperti apa. Parno? Hemmm gimana ya... fifty fifty deh... soalnya kan sekarang segala sesuatu bisa dicari di internet. Jadi saat parno tiba-tiba datang saya akan berusaha menenangkan diri dulu dan akan mencari solusinya di internet.






Di acara Talkshow Mustela di acara Baby Fair 2018 saya mendapatkan banyak ilmu tentang masalah kulit bayi. Acara ini akan dibawakan oleh 2 nara sumber yakni dr. Intan Diana Sari dan Mohamad Nurhadi selaku Brand Manager Interbat. Dokter Intan dan Pak Hadi menjelaskan tentang masalah yang terjadi pada bayi dan cara penanganannya.


Sejak lahir dan masa pertumbuhan, tak jarang bayi menderita gangguan kulit. Ruam ASI, ruam popok, iritasi dan kemerahan umum terjadi karena kulit bayi lebih sensitif dan rentan terhadap lingkungan sekitarnya. Saya pernah mengalami semua masalah ini, dan sangat bingung sekali saat melihat bayi saya yang mulai gelisah. Bolak balik saya dan suami pergi ke dokter dan kata dokter memang ini masalah yang sering terjadi pada bayi dan saya nggak perlu khawatir lagi.

American Academy of Family Phisician (AAFP menjelaskan bahwa gangguan kulit adalah salah satu keluhan yang paling sering dialami bayi dengan prevalensi mencapai 70% sehingga menjadi sumber kekhawatiran yang besar bagi orangtua.

Saat-saat merawat bayi seharusnya menjadi momen keakraban yang spesial antara ibu dan anak. Namun tidak jarang momen ini terganggu karena timbulnya kekhawatiran akan banyaknya gangguan kulit yang dapat menimpa bayi. Kita harus paham, masing-masing bayi mempunyai karkteristik kulit yang berbeda dan tentu mempunyai kebutuhan perawatan yang berbeda juga.


Kenali Jenis Kulit Bayimu adalah kampanye persembahan Mustela yang bertujuan mengajak orang tua atau bunda untuk belajar mengenali jenis kulit sang buah hati agar bisa memberikan perlindungan dan perawatan kulit yang sesuai. Perawatan kulit yang tepat akan menjamin kebutuhan kulit bayi terpenuhi, sekaligus menjaga kualitas kulit sampai dewasa nanti.


Siapa yang nggak gemes pada bayi? Rata-rata orang dewasa akan banyak yang pura-pura mencubit pipi bayi karena gemes. Cubitan yang sebenarnya tidak menimbulkan bayi sakit, karena hanya cucitan bahwa para orang dewasa bener-bener gemes dengan si bayi. 

Kulit bayi terlihat sangat lembut dan halus namun nyatanya tidak. Karena kulit bayi sangat sensitive dan perlu perlindungan.Walaupun terlihat bersih dan halus, kulit bayi berusia 0-2 tahun masih belum terbentuk sempurna, rentan dan sensitif sehingga perlu dilindungi dan diperkuat setiap hari. 



Kampanye Kenali Jenis Kulit Bayimu memberikan edukasi mengenai 3 jenis kulit bayi yang bisa dikenali dengan mudah. Jenis kulit bayi ada 3 yaitu :
  1. Kulit normal, dengan ciri lembut, lembab, dan bersih. Jenis kulit ini sangat mudah untuk dideteksi karena teksturnya  yang halus ketika disentuh.
  2. Kulit kering, dengan ciri : kasar, bersisik, kadang terkelupas. Jenis kulit kering dapat muncul karena beberap faktor seperti faktorgenetik, lingkungan yang tidak bersih ataupun penggunaan produk perawatan kulit yang tidak cocok.
  3. Kulit Atopik, dengan ciri : gatal, sangat kering, kadang ada bercak merah, terasa gatal, biasanya ada faktor genetik dan umumnya terjadi pertama kali saat bayi berusia 2 bulan hingga 1 tahun.
Menurut American Academy of Dermatology, 1 dari 5 anak berisiko terkena dermatik atopik. Penyebabnya belum diketahui secara pasti, namun diperkirakan berasal dari faktor ketiurunan, sistem imun yang renah dan pada umumnya lebih sering terjadi di daerah perkotaan dengan iklim kelembapan yang rendah.

Bayi yang mengalami dermatitis atopik memiliki resiko lebih tiggi terkena asma dan gangguan kardiovaskuler sat dewasa. Bahkan 50-70% bayi dnegan dermatitis atopik berisiko terkena asma selaa masa pertumbuhannya. Dermatitis atopik dapat ditangani dengan cara mengidentifikasi pemicu dan menghindarinya serta menerapkan perawatan kulit yang tepat.


Mustela BEBE

Untuk menjawab kebutuhan setiap jenis kulit bayi, Mustela Bebe kini hadir dalam rangkaian lengkap yang terdiri dariproduk mandi dan perawatan kulit yang spesifik untuk masing-masing jenis kulit. Keunggulan Mustela ada pada inovasi kandungannya yang diformulasi khusus untuk masing-masing jenis kulit.






Avocado Perseose adalah bahan aktif yang dipatenkan Mustela dan digunakan pada seluruh varian Mustela Bebe, mulai dari kulit normal, kulit kering, hingga kulit atopik. Avocado Perseose merupakan bahan alami yang sempurna untuk kulit bayi karena telah teruji klinis efektif melindungi kulit dari gangguan lingkungan, melembabkan dan mendukung pertumbuhan kulit, serta menjaga kekayaan sel unik pada kulit bayi. Avocado Perseose menjaminkualitas kulit tetap terjaga dan terlindungi untuk sekarang dan seterusnya.



Selain itu Mustela juga secara spesifik menggnakan formula dan bahan aktifnyang berbeda untuk menjawab kebutuhan  setiap jenis kulit. Jenis kulit kering memerlukan nutrisi dan kelembaban yang lebih tinggi dibandingkan dengan kulit normal. Karena itu Mustela menggabungkan Avocado Perseose dengan Dermo-Nutrition Complex untuk mengembalikan kelembaban dan kelembutan kulit bayi.






Untuk tipe kulit atopik, angkaian Mustela Stelatopia menggunakan Avocado Perseose dan Sunflower Oil Distillate yang sudah teruji klinis amandan efektif untuk merawat kulit atopik. Mustela adalah satu-satunya brand baby skincare yang mempunyai produk perawatan lengkap untuk setiap jenis kulit bayi. Ini menunjukkan keahlian Mustela sebagai expert perawatan kulit bayi selama lebih dari 60 tahun.



Rangkaian produk Mustela dapat dibeli Mothercare, Guardian, Viva Generic, Century, Watsons, Baby shop terdekat, orami.com, JDID. Sudah paham kan kan para orang tua? Jadi, #ApaJenisKulitBayimu?
Untuk lebih lengkapnya tentang produk Mustela bisa kalian kunjungi :

Website : www.mustela.co.id
Instagram : @mustelaindonesia
Facebook : Mustela Indonesia



Salam,
Dwi Puspita


No comments:

Post a comment

Yuk berkomentar :)