Pengalaman Cek Sperma di Laboratorium Klinik Pramita HR Muhammad Surabaya

Pengalaman cek sperma, kok sperma pake di cek dan ricek segala sih? Duh... maaf jangan parno dulu ya bagi yang membaca artikel ini. Ini hanya sharing, curhat buat para pembaca yang membutuhkan. Soalnya aku dulu pernah nyari artikel tentang ini juga dan nggak ada salahnya donk kalo pengalamanku aku ceritakan juga.

Namanya juga pengen hamil, pastinya segala usaha akan dilakukan untuk mengetahui mengapa sih kok nggak hamil-hamil. Salah satunya adalah cek sperma suami ke Lab. PRAMITHA. 

Baca juga : Tentang Ibu Hamil

Alhamdulillah setelah cukup bersabar menanti momongan hampir 3 tahun, akhirnya aku harus tahu apa sih penyebabnya kok aku gagal hamil. So pasti karena belum dikasih oleh Allah, hamil itu rezeki besar loh. Jadi bersyukurlah bagi kalian yang hamil dan jangan sia-siakan anak-anak kalian.

Baca juga : Amankah Serum Pemutih Badan Untuk Program Hamil?


Kami harus ke Lab sekarang juga. Harus, nggak pake nanti...nanti. Loh iya... harus itu. Maklum kami pengantin baru lama yang merindukan buah hati. Dulu. Mau tidak mau kami harus cek sel telur dan sperma. Tapi, gantian... lagi-lagi masalah keuangan yang kami pikirkan. Secara dong, gaji aja pas-pasan dan tiap bulan masih ada cicilan. Hehehe...

Baca juga : Nekat Beli Rumah Murah Bersubsidi Untuk Keluarga Kecil Kami


Nanti kalo ada uang giliran sel telurku yang harus diperiksa. Apakah sel telurku bagus dan tidak mengalami masalah apa-apa. Sekarang sel sperma suamiku terlebih dulu yang harus diperiksa, selain aku belum siap mental untuk di check plus aku parno dengan alatnya. Menakutkan booo...

Baca juga : Mbak, Suamiku Divonis Oligoasthenoterazoospermia

Penasaran juga nih, apakah sperma suamiku berkualitas ya. Semoga saja Allah memberikan yang terbaik bagi kami, karena semuanya Allah yang mengatur. Kami optimis, selama kami berusaha dan berdo'a, insyaallah akan ada jalan.

Baca juga : Sperma Berkualitas Seperti Apa Sih?





Sebelum cek sperma, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, antara lain :


  1. Pasien diminta selama 3 – 5 hari tidak melakukan kegiatan sexual.
  2. Pengeluaran ejakulat sebaiknya pagi hari
  3. Jarak dengan laboratorium sedekat mungkin
  4. Air mani ditampung di dalam gelas atau plastik bermulut lebar (sebelumnya dibersihkan dan dikringkan terlebih dahulu) dan diberi label yang tertulis: Nama, Waktu (jam) pengeluaran air mani dicatat serta segera diantar ke laboratorium

Tapi untuk poin nomer 4 kami tidak melakukan dirumah, kami langsung mendatangi Lab yang paling dekat dengan rumah kami.




Mengapa  sih harus memilih tes Lab di Pramita? Alasannya karena dekat dengan rumah, jadi bagi para ibu-ibu atau bapak-bapak cari aja tes Lab yang dekat dengan rumah kalian ya. Nggak harus ditempat ini...




Ceritanya, siang itu sehabis kami beres-beres rumah. Suami habis ngelepo garasi, dan aku bagian memberinya imunisi seperti makanan, minuman, camilan, plus pijetin do'i. Hihihi...maklum habis nguli jadi butuh perhatian ekstra dari istri. Kami berangkat ke tempat itu (Lab Pramita) dengan penuh pertimbangan sebelumnya. Pertimbangan yang nantinya bikin syok atau pasrah apapun hasilnya. La wong kami hanya berusaha biarkanlah Allah yang menentukan. Dan sayapun selalu berdo'a dalam balutan mukena setelah selesai sholat. Meminta kepada Allah agar diberikan yang terbaik.

Intinya hari ini suamiku kecapekan, padahal kalo mau tes sperma nggak boleh dalam keadaan capek. Jadi harus bener-bener fresh dari beban apapun. Entahlah hasilnya nanti seperti apa. Kita lihat saja...



Baca juga : Prenagen, Sahabat Mama untuk si Kecil #bagian 1


Sudah hampir 3 tahun menantikan momongan, duh rasanya sedih banget. Sudah cukup kami pacaran, kami ingin memomong anak sekarang. Kami ingin repot dengan anak, kami ingin dengar tangisannya, kami ingin menjadi orang tua rempong dengan anak. Ulala... alangkah bahagianya. Dulu. Iya...dulu. Kami sangat menanti titipan yang sangat berharga itu, berharga dari segi apapun. 


Baca juga : 9 dari 10 perjalanan progam kehamilanku


Sampai di depan Lab Pramita, setelah parkir mobil kami langsung masuk. Suasana sepi, jadi kami langsung menuju mbak-mbak yang bersedia meladeni kami mau apa-apa. Kami cerita bla bla, biaya bla bla, dan selesainya kapan bla bla. Mbaknya tersenyum dan menyuruh kami menunggu sebentar di ruang tunggu.




Kemudian suamiku dipanggil oleh mas-mas yang membawa gelas ukuran kecil dan FD. Hmmm... buat apa ya? Suamiku disuruh masuk ke dalam ruangan, entah ruangan apa. La wong aku disuruh nunggu di luar sambil nonton TV.
15 menit berlalu, suamiku belum keluar juga dari ruangan itu. Sambil membaca koran halaman per halaman suamiku tak kunjung keluar juga. Duh... diapain ya suamiku.

SENSOR

Nah... jadi ceritanya setelah registrasi pasangan suami istri disediakan ruangan khusus. Baik istri ataupun suami boleh masuk bersama, boleh suami doank, boleh istri doank yang masuk, pilih yang enak aja. Nanti suami istri diberikan pilihan, yaitu suami mau masturbasi sendiri atau ditemani istri. Di dalam ruangan nantinya ada tempat tidur lengkap dengan bantalnya, sofa, meja, dan TV. Ada kamar mandinya juga lengkap dengan shower. Tempat sampah ada, diharapkan tidak buah sampah sembarangan di ruangan tersebut.



Baca juga : Pengalaman Senam Hamil di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kenjeran Surabaya


Nanti di kasih BF buat ditonton diharapkan cairan sperma bisa dikeluarkan (masturbasi) dan setelah keluar segera dimasukkan kedalam gelas ukuran kecil yang dibawa oleh petugas. Kemudian gelas yang berisi cairan itu segera diserahkan ke petugasnya lagi untuk di cek dan di analisa. Hasil analisanya...langsung hari itu juga. Kami masih harus menunggu beberapa jam. Waktu itu sih kami kena harga 200ribu, Februari 2015, nggak tau kalau sekarang.





Hasil analisa diberikan dan kamipun membaca hasilnya sendiri dirumah. Modal mbah gugel, akhirnya kami bisa menerawang sendiri hasil analisa tersebut.


Istilah yang ada di hasil lab tersebut berikut dengan pengertiannya.

Viscositas suatu cara untuk menyatakan berapa daya tahan dari aliran yang diberkan oleh suatu cairan. Kebanyakan viscometer mengukur kecepatan dari suatu cairan mengalir melalui pipa gelas (gelas kapiler). Definisi lain dari viskositas adalah ukuran yang menyatakan kekentalan suatu cairan atau fluida.

Spermatozoa : sel seks pria atau gamet yang membuahi sel telur wanita atau ovum pada organisme yang bereproduksi secara generatif, termasuk semua hewan dan beberapa tanaman.


Dan masih banyak kata-kata biologi yang harus aku searching di mbah gugel antara lain : Aglutinasi, Liquefaksi, Abstinensia, Immotile, Asthenozoospermia, etc.


Intinya sih rada mengecewakan hasilnya. Putus asa? Tidak. Karena aku yakin Allah akan memberikan yang terbaik untuk semua ciptaanNya. Dan alhamdulillah 2 bulan kemudian aku dinyatakan positif hamil. Rasanya nggak percaya... tapi harus percaya.


Salam,
Dwi Puspita

No comments:

Post a Comment

Yuk berkomentar :)