Suwar Suwir Ayam Crispy

Aku nggak suka ayam, nggak suka unggas pokoknya. Pernah aku jelasin sebelumnya disini kalau aku emang nggak suka unggas karena beberapa alasan. Tapi lain halnya dengan suamiku, dia suka ama ayam dan unggas-unggas lainnya.  Minggu ini Alhamdulillah di daerah perumahan kami ada beberapa tetangga yang lagi ngadain hajat. Pulang-pulang suami bawaannya kardusan dan pastinya kardusan tersebut isinya makanan. Ada jajan, nasi serta lauknya, namun sangat disayangkan ternyata lauknya adalah ayam. Dengan ukuran paha yang lumayan gede tetep saja aku nggak tergiur dengan lauk ini.


Karena nggak tergiur dengan paha gede dan montok, akhirnya semua kardus yang berisi jajan, nasi, dan lauknya segera aku masukkan ke dalam kulkas. Berharap jika aku taruh semua kardusan itu didalam kulkas makanan tersebut nggak cepat basi. Memang benar sih nggak cepat basi tapi cuma sudah berasa seperti batu setelah keluar dari dalam kulkas setelah sehari semalam. Kalo pahanya keras dan nggak bisa digigit seperti ini mah suamiku juga bakalan nggak mau. Dibuang kan sayang banget inikan rezeki.



Akhirnya aku cuci bersih ayam-ayam itu, setelah bersih lalu aku suwar suwir (sobek-sobek kecil). Setelah semuanya selesai di suwar-suwir kemudian aku campur deh dengan tepung crispy yang aku beli di warung depan rumah. Dicampur tepung crispy sampai rata hingga semua tepung meresap ke suwar suwir ayam dengan sempurna dan setelah itu aku masukkan ke wajan penggorengan dan membolak-baliknya dengan cutil agar warna dan masaknya merata.




Taraaa... hasilnya seperti ini suwar suwir ayam crispyku. Sedikit pemanis dengan mayonais biar kelihatan yummiii :)
Nah, dengan cara ini kan rezeki nggak terbuang. Tetep masuk ke perut, tetep selalu ingat kalo nan jauh disana masih ada orang-orang yang kelaparan. Pastinya kita bisa mengakali makanan agar nggak terbuang. 



No comments:

Post a comment

Yuk berkomentar :)