Ibu hamil VS Seafood

Assalamualaikum...
Alhamdulillah sudah memasuki hari ke 8 puasa di bulan Ramadhan ini. Dan Alhamdulillah masih kuat-kuat saja puasa sejauh ini bersama si janin. 13 minggu sudah untuk minggu ini #elus2perut, seperti biasa tidak ada kendala apapun dengan kehamilan ini seperti mual, muntah, pusing, dan penyakit-penyakit lainnya masih belum terasa. Cuma yang terasa adalah pengen makan ini itu seperti sebelum hamil dulu. Semoga selalu sehat dan lancar sampai nanti. Aktifitas dikantorpun alhamdulillah lancar, wira wiri sana sini ke barat ke timur masih tetap kuat. Walaupun sama temen-temen disuruh istirahat, tapi raga masih kuat dan tak ingin berleyeh-leyeh :)

Setiap dua minggu sekali biasanya kontrol ke bidan dan si bidan memberiku pridikat ibu hamil "istimewa" soalnya saat ditanya pernah mual, muntah, pusing, nggak mau makan dan aku menjawab nggak pernah. Dan, dari situ si bidan menjulukiku ibu hamil "istimewa". Alhamdulillah...

Untuk ke dokter kandungan, aku rutin sebulan sekali. Selain untuk konsultasi masalah kehamilan aku juga ingin melihat perkembangan janinku lewat USG. Maklum cyint, selalu penasaran...maunya malah tiap minggu USG, tapi nggak boleh, nggak baik juga buat janin :)

Nah, di lain sisi cerita ini. Aku mau cerita tentang makanan yang aku makan selama ini selagi hamil. Aku kan emang dari dulu doyan makan ya, makanan apapun aku makan kecuali ayam, karena emang aku nggak suka ayam. Yang paling demen itu ama yang namanya seafood. Ulala semuanya aku makan tanpa terkecuali, kerang, kepiting, cumi, udang, hmmm apa lagi ya... oh lorjuk, siput pokok'e semuanya deh.

Kerang di lontong balap :P
Dokumen Pribadi

Udang dan ikan :)
Dokumen Pribadi
Cumi-cumi, tahu dan sambelannya :)
Dokumen Pribadi
Ini nih minimnya ketidak tahuanku dengan kehamilan. Ternyata setelah searching di google dan nasehat teman-teman makanan seafood nggak boleh terlalu banyak. Dikhawatirkan mengandung merkuri yang nggak baik buat janin T_T nangis guling-guling dan sedih pastinya aku. Pastinya aku langsung berdo'a dan meminta kepada Allah agar semuanya baik-baik saja. Sempurna lahir bathin saat lahiran nanti.

Parahnya lagi, katanya keluargaku nggak boleh makan cumi takutnya anaknya hitam legam T_T plis deh...itu kan mitos. Mosok yo nakut-nakutin seperti itu....

Kepiting saos merah :P
Dokumen Pribadi
Lorjuk di kuah campornya :)
Dokumen Pribadi
Saat aku linglung mengenai makanan ini itu yang nggak boleh aku makan dan teman-teman juga memberi saran untuk minum air degan/kelapa buat penetralnya. Selain itu, air kelapa emang sangat baik dikonsumsi untuk ibu hamil. Langsung deh cap cus buat beli air degan/kelapa sebanyak-banyaknya :)

Saat jadwal periksa ke bidan akhirnya aku konsultasi mengenai masalahku ini. Aku cerita kalo saat usia kehamilan 0-12 minggu aku doyan banget ama seafood. Si bidan sih menjawab oke-oke aja, boleh kok makan begituan asalkan seafoodnya memang bener-bener masak dan dimasak secara benar. Yang ditakutkan adalah kandungan merkurinya memang, biasanya ikan-ikan permukaan lebih banyak mengandung merkuri, jadi memang disaranin makan ikan laut yang memang tinggal/hidup jauh dari permukaan laut. Seperti ikan tongkol...

Tapi lebih baiknya lagi kalau mau konsumsi ikan mendingan ikan laut saja daripada ikan yang hidup di air tawar, soalnya ikan yang hidup dilaut memiliki protein yang jauh lebih tinggi.

Nah, dari situ deh...sedikit ada petunjuk dan sedikit pencerahan mengenai makananku. Begini nih akibat hamil kebo, makan apa aja semuanya masuk. Nggak ada yang ditolak...semoga semuanya baik-baik saja. Ternyata ibu hamil emang harus banyak cari tau atau istilah kerennya "kepo" ama hal-hal yang dilarang dan diwajibkan dikonsumsi selagi hamil. Semoga curhat tentang ibu hamil vs seafood ini banyak yang merespon dan sudah berpengalaman sebelumnya. Yuk bagi-bagi ilmu kalian disini, siapa tau membantu ibu-ibu hamil lainnya. Terima kasih.

No comments:

Post a comment

Yuk berkomentar :)