Cerita Lebaran Tahun 2019

Merantau menjadikan saya mandiri, mandiri dalam segala hal. Mandiri mengurus diri sendiri, suami, dan anak. Mandiri masak, cuci, setrika, beberes rumah, dan pekerjaan lainnya. Tidak hanya itu, ternyata saya pun mandiri mencari uang. Walaupun profesi saya yang nggak jelas karena saya bukan pegawai kantoran ataupun peenes yang sangat dielu-elukan masyarakat di kampung halaman saya namun nyatanya saya mampu menghasilkan uang hanya dengan pegang hape.



Siapa yang nggak pengen jadi peenes, jujur saya mau pake banget. Tapi tidak untuk sekarang dan entah sampai kapan. Hati dan pikiran saya masih tetep di level mompreneur saja sambil ngasuh anak.



Lihat postingan ini di Instagram

Mengisi waktu selama Ramadan ini penting banget loh, apalagi saya yang seharian dirumah bersama anak. Jujur, dirumah itu membosankan kalau saya nggak punya kegiatan dan sendirian. Beda dengan pak suami yang tiap hari kerja dan doi bisa mengisi waktunya dengan berbagai pekerjaan dan juga masih bisa ngobrol ngalor ngidul bersama temannya. Saya harus senang dengan datangnya bulan Ramadhan ini karena segala perbuatan yang bernilai ibadah insyaallah pahalanya berlipat-lipat.Persiapan menyambut bulan Ramadhan pun harus dipersiapkan dari awal untuk menghormati bulan yang suci ini. Alhamdulillah saya masih punya partner dirumah, yaitu anak lanang saya masih balita. Nggak kebayang kalau dia nanti sudah sekolah, pasti deh saya kesepian. Sepertinya program nambah anak harus segera terealisasi di tahun ini agar saya masih bisa menyibukkan diri. Hahaha... Baca selengkapnya di https://www.dwipuspita.com/2019/05/6-kegiatan-ini-mengisi-waktu-saya.html?m=1 #bpnchallenge2019 #bpnramadhanchallenge #BPNetwork #bpnblogpostchallenge  #bpn30dayblogpost #bpn30dayblogpostchallenge #day26 #bloggerperempuan #challengeramadhandwipuspita
Sebuah kiriman dibagikan oleh www.dwipuspita.com (@dwi__puspita) pada

Anak saya saja sampai hafal kok dengan kerjaan saya, kalau nggak pegang hape/laptop, kerjaan lainnya adalah keluyuran dan bertemu teman-teman sambil haha hihi. Yah... itulah kerjaan saya. Kerjaan yang sesuai passion saya, dari hati dan sudah hobi. Sangat nyaman sekali dan saya enjoy dengan pekerjaan ini.

Ternyata, pada dasarnya saya butuh uang bukan kerja. Namun yang lebih pas lagi bahwa rezeki setiap manusia pasti ada dengan beragam profesinya. Jangan takut nggak makan, karena Allah sudah menjamin rezeki setiap makhluknya.

Alhamdulillah saat pulang kampung sudah tak ada pertanyaan lagi "Kerja dimana sekarang? Eman loh ijazahnya kalau nggak kerja". MasyaAllah, ingin sekali saya mengelus dada si penanya jika ada pertanyaan model seperti itu. Hiks...

Kembali ke cerita Lebaran tahun 2019 yang terasa beda banget menurut saya. Libur Lebaran 13 hari membuat saya bahagia karena quality time bareng keluarga akhirnya tercapai. Seperti biasa saya akan bermain kebanyak rumah, mulai dari rumah almarhum bapak, rumah mbah, rumah ibuk, dan rumah mertua. Wira-wiri seperti ini yang bikin membuang waktu sebenarnya tapi mau nggak mau harus dijalani. La wong emang keluarganya banyak, wkwkwk...




Sebuah kiriman dibagikan oleh www.dwipuspita.com (@dwi__puspita) pada

Biasanya kalau sudah di kampung halaman, saya akan menikmati halaman depan rumah ortu. Maklum, rumah sendiri nggak punya halaman seluas ini. Asyiknya lagi nih, halaman ortu saya berpagarkan tanaman. Indah banget jadinya, saya saja senang melihatnya dan tak hentinya selalu menyuruh suami untuk mengabadikan momen ini.



Kemudian saya akan mengajak anak saya melihat beberapa hewan peliharaan yang dimiliki almarhum bapak saya. Mulai dari kambing, bebek, angsa, ayam, dan burung. Ayman bahagia banget melihatnya, selain mengenal hewan dan namanya anak ini juga berani memberi makan. Good job boy!



Banyak sekali keseruan yang saya lakukan di kampung halaman bersama anak dan suami. Mulai dari tidur, makan banyak, nyemil, nonton TV, dan mengambil gambar sebanyak-banyaknya demi sebuah konten. Konten bagi saya mahal, selagi saya dapat moment yang bagus maka akan saya bidik dengan kamera hape saya. Bukan begitu para content creator?




Yang tak terlupakan adalah saat saya bisa kumpul dengan teman-teman Someo and the geng untuk mengadakan acara kumpul bersama di salah satu hotel berbintang yang ada di Pamekasan. Odaita Hotel namanya dan ditempat inilah kami Someo and the geng bisa kumpul mengajak suami dan anak.
Sebenarnya kami adalah teman dari masa kuliah dan lanjut sampai sekarang. Kami dulu satu SMA dan nggak akrab dan baru akrab setelah kuliah. Jodoh emang nggak kemana ya, termasuk jodoh untuk menjaga hati kamu. Eaaaa...


Alhamdulillah ketika kami sama-sama sibuk dengan dunia kami akhirnya bisa dipertemukan di sebuah meja panjang di resto Odaita Hotel. Kebersamaan yang mahal dan apakah bisa terulang lagi tahun depan. Insyaallah kami akan menjaga tali silaturahmi ini.


Bahagianya lagi, Ramadan tahun ini target saya untuk menyelesaikan 30 juz dan 30 postingan akhirnya kelar juga. Senang dong pastinya, karena tahun lalu boro-boro 30 juz, la wong masih banyak malesnya yang mau ngaji. Sholat Terawih pun full dan karena halangan saya tidak mengerjakannya. Sholat Idul Fitri pun akhirnya bisa saya kerjakan dengan rasa bahagia mengingat tahun-tahun yang lalu saya nggak pernah sholat baik karena halangan atau tidak.


Alhamdulillah... seluruh target di Bulan Ramadan bisa saya selesaikan dengan baik. Semoga saya tetap istiqomah walau nyatanya saya nggak bisa. Tapi... memang harus dipaksa karena jika tidak maka rasa malas akan tetap ada pada diri saya. Karena do'a dan harapan saya masih teramat banyak.

Salam,
Dwi Puspita

No comments:

Post a comment

Yuk berkomentar :)