Tentang Bali, Pulau Penuh Cinta

"Hah? ke Bali lagi, nggak bosan apa ke sana terus?
Padahal kemarin udah kesana, ngapain kesana lagi?"

Cerita ini, merupakan cerita perjalananku bersama teman-teman kantor pada tahun 2012. Namun, pada tahun ini (tahun 2016) aku mendapatkan kesempatan pergi ke Bali lagi bersama teman-teman blogger serta anak dan suami ikut serta dalam travelling ini. Ceritanya masih belum tayang, entar aja.

Terlintas dipikiranku adalah Pulau Bali, nggak tau mengapa aku suka sekali dengan pulau ini...yach walaupun aku bukan berasal dari Pulau ini. Pulau Bali merupakan salah satu pulau yang ada di Indonesia dan sangat terkenal di mata dunia. Para wisatawan mengakui bahwa Pulau Bali ini wajib dikunjungi jika mereka melancong ke Indonesia. Tidak hanya wisatawan luar negeri, wisatawan dalam negeri pun wajib datang dan mengunjungi tempat ini.

Salah satu budaya keagamaan yang masih ada dan kental adalah perayaan hari raya orang Bali, seperti Hari Raya Galungan yang selalu diadakan setiap 210 hari sekali dan setelah 10 hari setelah perayaan Galungan akan ada acara perayaan Kuningan. Tahun kemarin saat aku berwisata ke Bali tepat Hari Raya Galungan sehingga aku bisa melihat saat mereka berangkat ke Pura secara beramai-ramai.

Banyak sekali tempat wisata yang ada di Pulau Bali, salah satunya yang berhasil aku kunjungi adalah Uluwatu. Dengan keindahan alam yang memukau mata dan dengan tebing-tebing yang indah kita bisa menyaksikan keindahan dan luasnya Samudera Hindia yang ada didepan mata. Dan kali ini aku ingin mengunjungi lagi bersama teman-teman, aku menyaksikan banyaknya monyet liar yang dibiarkan bebas berjalan-jalan didepan mata. Memberi makan monyet dan melihat tingkah laku mereka serta mencari informasi asal muasal monyet liar itu dari mana.



Eits... berhati-hatilah dengan barang bawaan kita ketika melewati atau memberi makan monyet-monyet tersebut karena mereka akan mengambil barang kita dan tidak akan kembali. Selain itu melihat bangunan pura yang ada di atas tebing dimana biasanya orang yang beragama Hindu melakukan peribadatan di salah satu pura tersebut. Setiap bangunan pura ada namanya nah dari situ nantinya kita bisa tau nama dan fungsi dari bangunan pura itu dan mencermati setiap bentuk arsitekturnya.


Waktu bersama teman kantor, perginya menggunakan bis pariwisata. Berangkat sore dari Surabaya sampai Denpasar keesokan harinya, sekitar pukul 8 pagi.

Baca juga : Pengalaman Parkir Inap di Bandara Juanda

Pergi ke Pulau Balinya tahun 2016 ini, kami naik pesawat. Dari Bandara Juanda Surabaya paling butuh waktu 50 menit untuk sampai ke Denpasar (Bandara Ngurah Rai). Inipun karena aku perginya bareng anakku yang usianya belum genap 8 bulan. Coba masih belum ada anak, mungkin kami memilih perjalanan darat, lebih murah cint. Yah, walaupun waktunya lebih lama perjalanan darat jika dibandingkan perjalanan udara setidaknya kami masih bisa menikmati Selat Bali.

Baca juga : Ketapang Gilimanuk

Kalau punya saudara atau sahabat di Pulau Bali mah enak bisa nginap dirumahnya, lah begimana dengan kita yang nggak punya sahabat maupun saudara disana? Mau nggak mau harus cari hotel juga kan buat nginap. Untungnya di kami mendapatkan penginapan cozy di daerah Legian. Hotel budget buat para backpakeran seperti kami. Entar dech aku ulas dan akan aku ceritakan panjang lebar tentang hotelnya.


Tidak hanya Uluwatu saja yang menjadi destinasi penjelajahan aku bersama teman-teman, banyak sekali tempat wisata yang wajib kita kunjungi selama di Pulau Bali diantaranya adalah Tanah Lot yang menjadi tempat wisata favorit ketika senja mulai tiba.




Disana kita akan menikmati indahnya matahari yang mulai terbenam. Keunikan dari Pura Tanah Lot sendiri karena Pura ini berdiri di tengah laut yang jaraknya kurang lebih 300 meter dari bibir pantai, dimana bibir pantai banyak sekali batu karang. Selain itu, kita bisa menyaksikan ular suci yang bersembunyi di tebing-tebing gua.



Berikut adalah  tempat wisata yang pernah aku kunjungi di Pulau Bali, dan karena keindahan Pulau ini pula aku terhipnotis untuk ingin menjelajahi Pulau Bali lagi.

Pantai Sanur yang sungguh menawan, kita bisa menyaksikan matahari terbit di pantai ini. Segarnya udara dan deburan ombak yang dapat memanjakan mata, serta birunya langit membuat indah pemandangan ini.



Garuda Wisnu Kencana, menikmati situs sejarah serta tebing-tebing bebatuan kapurnya. Menikmati jengkal demi jengkal situs bersejarah yang ada di Indonesia. Menikmati batung-patung besar yang pastinya memiliki cerita dan sejarah.



Tanjung Benoa, kita bebas berekspresi disana dengan bermain paralayang dan berteriak sepuas-puasnya. Menikmati semilir angin dan deburan ombak, serta memilih permainan lain yang kita suka.




Menikmati birunya laut dan putihnya pasir di Pantai Dreamland. Menghirup segarnya udara dan menyaksikan warna warni air laut yang terkadang biru bercampur hijau dengan ombak yang sesekali membuat wisatawan berlarian menghindarinya.



Menikmati Senja di Pantai Kuta dengan bermain pasir. Duduk manis sambil menikmati jagung bakar serta kopi hangat. Sungguh pemandangan yang sangat luar biasa.



Menjelajah hiruk pikuk keramaian dan kemacetan Kota Denpasar namun tetap indah dipandang mata. 



Menikmati pemandangan di Bedugul, hawa yang sejuk dan jauh dari kepenatan. Di kanan kiri tampak pegunungan yang indah dengan hijaunya pepohonan.


Semua tempat wisata yang ada di Pulau Bali pastinya sangat menarik dan nggak ada bosannya. Dengan konsep ecotourism disetiap tempat wisatanya membuat pengunjung juga banyak belajar akan pentingnya lingkungan sekitar. Menjaga keindahan dan kelestariannya agar para wisatawan tidak bosan untuk mengunjungi Pulau Dewata ini.

Foto-foto di atas adalah dokumentasi penulis.


No comments:

Post a comment

Yuk berkomentar :)