Thursday, September 22, 2016

Pengalaman Cek Sperma di Laboratorium Klinik Pramita HR Muhammad Surabaya

Pengalaman cek sperma, kok sperma pake di cek dan ricek segala sih? Duh... maaf jangan parno dulu ya bagi yang membaca artikel ini. Ini hanya sharing, curhat buat para pembaca yang membutuhkan. Soalnya aku dulu pernah nyari artikel tentang ini juga dan nggak ada salahnya donk kalo pengalamanku aku ceritakan juga.


Baca juga : Tentang Ibu Hamil


Kami harus ke Lab sekarang juga. Harus, nggak pake nanti...nanti. Loh iya... harus itu. Maklum kami pengantin baru lama yang merindukan buah hati. Dulu. Mau tidak mau kami harus cek sel telur dan sperma. Tapi, gantian... lagi-lagi masalah keuangan yang kami pikirkan. Nanti kalo ada uang giliran sel telurku yang harus diperiksa. Apakah sel telurku bagus dan tidak mengalami masalah apa-apa. Sekarang sel sperma suamiku terlebih dulu yang harus diperiksa, selain aku belum siap mental untuk di check plus aku parno dengan alatnya. Menakutkan booo...





Sebelum cek sperma, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, antara lain :


  1. Pasien diminta selama 3 – 5 hari tidak melakukan kegiatan sexual.
  2. Pengeluaran ejakulat sebaiknya pagi hari
  3. Jarak dengan laboratorium sedekat mungkin
  4. Air mani ditampung di dalam gelas atau plastik bermulut lebar (sebelumnya  dibersihkan dan dikringkan terlebih dahulu) dan diberi label yang tertulis: Nama, Waktu (Jam) pengeluaran air mani dicatat serta segera diantar ke laboratorium

Tapi untuk poin nomer 4 kami tidak melakukan dirumah, kami langsung mendatangi Lab yang paling dekat dengan rumah kami.




Mengapa  sih harus memilih tes Lab di Pramita? Alasannya karena dekat dengan rumah, jadi bagi para ibu-ibu atau bapak-bapak cari aja tes Lab yang dekat dengan rumah kalian ya. Nggak harus ditempat ini...






Ceritanya, siang itu sehabis kami beres-beres rumah. Suami habis ngelepo garasi, dan aku bagian memberinya imunisi seperti makanan, minuman, camilan, plus pijetin do'i. Hihihi...maklum habis nguli jadi butuh perhatian ekstra dari istri. Kami berangkat ke tempat itu (Lab Pramita) dengan penuh pertimbangan sebelumnya. Pertimbangan yang nantinya bikin syok atau pasrah apapun hasilnya. La wong kami hanya berusaha biarkanlah Allah yang menentukan.

Intinya hari ini suamiku kecapekan, padahal kalo mau tes sperma nggak boleh dalam keadaan capek. Jadi harus bener-bener fresh dari beban apapun. Entahlah hasilnya nanti seperti apa. Kita lihat saja...



Baca juga : Prenagen, Sahabat Mama untuk si Kecil #bagian 1


Sudah hampir 3 tahun menantikan momongan, duh rasanya sedih banget. Sudah cukup kami pacaran, kami ingin memomong anak sekarang. Kami ingin repot dengan anak, kami ingin dengar tangisannya, kami ingin menjadi orang tua rempong dengan anak. Ulala... alangkah bahagianya. Dulu. Iya...dulu. Kami sangat menanti titipan yang sangat berharga itu, berharga dari segi apapun. 


Baca juga : 9 dari 10 perjalanan progam kehamilanku


Sampai di depan Lab Pramita, setelah parkir mobil kami langsung masuk. Suasana sepi, jadi kami langsung menuju mbak-mbak yang bersedia meladeni kami mau apa-apa. Kami cerita bla bla, biaya bla bla, dan selesainya kapan bla bla. Mbaknya tersenyum dan menyuruh kami menunggu sebentar di ruang tunggu.




Kemudian suamiku dipanggil oleh mas-mas yang membawa gelas ukuran kecil dan FD. Hmmm... buat apa ya? Suamiku disuruh masuk ke dalam ruangan, entah ruangan apa. La wong aku disuruh nunggu di luar sambil nonton TV.
15 menit berlalu, suamiku belum keluar juga dari ruangan itu. Sambil membaca koran halaman per halaman suamiku tak kunjung keluar juga. Duh... diapain ya suamiku.

###########SENSOR###########




Nah... jadi ceritanya setelah registrasi pasangan suami istri disediakan ruangan khusus. Baik istri ataupun suami boleh masuk bersama, boleh suami doank, boleh istri doank yang masuk, pilih yang enak aja. Nanti suami istri diberikan pilihan, yaitu suami mau masturbasi sendiri atau ditemani istri. Di dalam ruangan nantinya ada tempat tidur lengkap dengan bantalnya, sofa, meja, dan TV. Ada kamar mandinya juga lengkap dengan shower. Tempat sampah ada, diharapkan tidak buah sampah sembarangan di ruangan tersebut.



Baca juga : Pengalaman Senam Hamil di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kenjeran Surabaya


Nanti di kasih BF buat ditonton diharapkan cairan sperma bisa dikeluarkan (masturbasi) dan setelah keluar segera dimasukkan kedalam gelas ukuran kecil yang dibawa oleh petugas. Kemudian gelas yang berisi cairan itu segera diserahkan ke petugasnya lagi untuk di cek dan di analisa. Hasil analisanya...langsung hari itu juga. Kami masih harus menunggu beberapa jam. Waktu itu sih kami kena harga 200ribu, Februari 2015, nggak tau kalau sekarang.





Hasil analisa diberikan dan kamipun membaca hasilnya sendiri dirumah. Modal mbah gugel, akhirnya kami bisa menerawang sendiri hasil analisa tersebut.


Istilah yang ada di hasil lab tersebut berikut dengan pengertiannya.

Viscositas suatu cara untuk menyatakan berapa daya tahan dari aliran yang diberkan oleh suatu cairan. Kebanyakan viscometer mengukur kecepatan dari suatu cairan mengalir melalui pipa gelas (gelas kapiler). Definisi lain dari viskositas adalah ukuran yang menyatakan kekentalan suatu cairan atau fluida.

Spermatozoa : sel seks pria atau gamet yang membuahi sel telur wanita atau ovum pada organisme yang bereproduksi secara generatif, termasuk semua hewan dan beberapa tanaman.


Dan masih banyak kata-kata biologi yang harus aku searching di mbah gugel antara lain : Aglutinasi, Liquefaksi, Abstinensia, Immotile, Asthenozoospermia, etc.


Intinya sih rada mengecewakan hasilnya. Putus asa? Tidak. Karena aku yakin Allah akan memberikan yang terbaik untuk semua ciptaanNya. Dan alhamdulillah 2 bulan kemudian aku dinyatakan positif hamil. Rasanya nggak percaya... tapi harus percaya.



Related Posts

Pengalaman Cek Sperma di Laboratorium Klinik Pramita HR Muhammad Surabaya
4/ 5
Oleh

26 komentar

Aku baca sambil mesam mesem hihihi, dua bulan setelah tes langsung dijawab doa2nya. Alhamdulillah :)

Pernah tahu tes ini di salah satu acara tipi mbak. Dan tes ini jadi salah satu tes yg banyak dipilih pasangan yg hendak menikah.

kalau yang belum menikah bisa cek juga nggak ya?

-jangan bilang gue jomblo-

Alhamdulillah ya Mbak. Selamat atas kehamilannya :)

Jyahahahaha... informatif sekaligus bikin ngikik mbaaaa

bukanbocahbiasa(dot)com

waduh, saya mbacanya kok agak agak ya, wkwkwk

Bahagianya ya mbak, bisa punya momongan juga setelah menanti lama. Sekarang sudah bisa ngerasain jadi ibu, rempong tapi bahagia :)

Alhamdulillah...rasanya antara percaya dan nggak percaya sebenere

Iya mbak utk melihat kualitas dari si itu...hehehe

Bisa kok, utk persiapan menikah

Alhamdulillah...makasih mbak

Iya mbak, bahagia banget dan sudah tau rasanya rempong menjadi ibu

thanks mba, saya sekarang jadi tahu proses nya seperti itu .

bahkan sampai ada "bx" nya juga ya . hiihihi

ternyata kayak gitu yaa, tulisan2 gini yang kata banyak orang tabu tapi sebenernya sangat bermanfaat. wlopun bacanya sambil meringis. hehehe. thanks mba.

alhamdulillah kalau sekarang sudah dberi momongan buk...ikutan seneng

btw tulsannya sangat membantu.. karena soal beginian jarang ditulis orang

ternyata sampai seperti ini ya perjuangan seseorang atau pasangan untuk mendapatkan momongan dan selamat ya mbak atas momongannya

Nice info bund buat para laki-laki :)
Terimakasih reviewnya bund

hahahha...sama2. semoga bermanfaat

sama2 mbak...semoga bermanfaat

alhamdulillah...makasih banyak...semoga bermanfaat..

iya bener sekali, semua cara akan dilakukan

sama2, semoga bermanfaat

infonya bagus banget mba.. makasih mba e

Yuk berkomentar :)