Warung Mbak Roh - Kuliner Murah Dekat Penginapan Lie Mas Hotel Tretes

Setelah meletakkan beberapa tas berisi pakaian di dalam kamar penginapan dan puas menikmati view pegunungan di balkon penginapan Lie Mas Hotel kami pun bergegas keluar dari penginapan mencari kuliner murah di dekat penginapan. Perut kami sudah mulai keroncongan dan memang butuh diisi. Kami perlu mencari kuliner dekat penginapan. Sebenarnya ada beberapa warung makan yang menjual makanan disekitaran penginapan ini namun saya ingin ke Warung Mabak Roh. Jaraknya dekat banget dari penginapan kami.


Cukup 10 langkah kaki orang dewasa kami menemukan Warung Mbak Roh. Saya sudah membaca ulasannya di Google Maps kalau Warung Mbak Roh ini termasuk murah dan enak. Karena penasaran akhirnya kami mencoba pun didukung perut kami yang sudah keroncongan dan nggak sabar pengen makan.


Saat kami kesana, Warung Mbak Roh mau tutup. Beruntung banget waktu kami kesana masih menerima dan sayangnya menu yang tersedia terbatas. Tinggal nasi rawon dan nasi campur. Kami pun pesan 1 nasi campur untuk Yayas dan 2 nasi rawon untuk saya dan Ayah Ayman. Ayman sendiri nanti saya suapi.


Tempat duduknya bisa memilih didalam atau diluar warung. Untuk minumannya kami memesan 2 gelas teh panas dan 1 botol air mineral sedang. Nah ini dia penampakan nasi campur mbak Roh dengan lauk ayam. Porsinya banyak banget dan cucok banget bagi yang kelaparan seperti kami.


Sebelum makan seperti biasa saya harus memotret makanannya terlebih dahulu. Beruntung si Yayas mau banget diajak narsis dengan nasi campurnya. Kami memilih tempat duduk diluar sambil menikmati kendaraan lewat.



Ini Yayas lagi memilih-milih acar untuk diletakkan dipinggir piring. Anak ini nggak suka acar, nggak enak katanya. Padahal acar mah mantap banget dimakan dengan nasi hangat seperti ini. Nasi campur ini terdiri dari 1 paha ayam ukuran besar dengan bumbu semacam bumbu bali. Serundeng goreng, acar, dan sambel sebagai pelengkapnya.


Untuk nasi rawon Mbak Roh seperti inilah penampakannya. Nasi dan daging melimpah. Wow banget... dan kami bener-bener kenyang. Diatasnya ditaburi bawang goreng dan tauge tak lupa sambel sebagai pelengkapnya.


Ayman pun mengerti bahwa makanan yang ada didepannya harus difoto dulu oleh Mamanya. Hahaha... malah anak ini yang menyuruh saya untuk memoto makanannya. Hafal ya Nak dengan kebiasaan Mama, jadi sebelum makan bukannya berdoa tapi masih difoto.


Baiklah, selamat makan. Ayah Ayman pun mengalah, nasi rawonnya diberikan pada Ayman dan membiarkan Ayman makan sendiri. Baru nanti sisanya dimakan oleh Ayah Ayman. Sedangkan saya sudah menikmati nasi rawonnya dari tadi karena sudah lapar pake banget.


Total yang harus saya bayar adalah 53 ribu dengan rincian harga nasi rawon perporsi 15 ribu, nasi campur per porsi 15 ribu, teh anget 2,5 ribu dan air mineral botol sedang 3 ribu.
Perut sudah kenyang dan kami ingin mengeksplor daerah ini.


Salam,
Dwi Puspita

1 comment:

Yuk berkomentar :)