Aku butuh kehangatan


Gambar di atas adalah model dadakan. Hehehehe... Hasil jepret di Pantai Sanur, Bali

Pagi ini badanku lemes banget, tak bertenaga. Aku ingat, ternyata tadi malam aku nggak makan. Aku lagi menjalankan program dietku dimana 1 hari harus ada 100 gram lemak yang rontok. Jadi bisa diprediksi kalau berat badanku akan turun 1 kg dalam waktu 10 hari. Lumayan bukan? Intinya aku nggak terlalu ngoyo harus turun 5 kg dalam seminggu. Itu sama halnya dengan menyiksa diri sendiri atau bunuh diri.

Baca juga : Lemak, please menjauhlah.


Aku bergegas mandi dan mempercantik diri untuk siap-siap menuju kantor. Jilbab segi empat warna pink aku lilitkan agar tampak kekinian. Dengan bros warna warni agar semakin enak dipandang mata. Tak lupa parfume aku semprotkan ke ketek agar teman-teman kantor nggak semaput mencium wangi ketekku yang sebenarnya :)

Setelah sampai kantor dan menaruh tas di atas meja kerja aku segera bergegas keluar. Tanpa pamit pada teman yang ada di sebelah kanan dan kiriku. Aku melangkah sangat pelan agar mereka tak mengetahuinya, karena hari ini aku ingin sendiri.

Aku duduk sendiri, tanpa siapapun menemani. Menikmati alam terbuka, dan semuanya serba terbuka. Semilir angin, membuat jilbabku nggak beraturan. Kulambaikan tanganku ke beberapa orang diseberang sana, siapa tahu itu kamu walau keterbatasan penglihatanku untuk melihatmu dengan jarak yang sangat jauh.

Aku melamun di meja ini, di kursi yang hanya disediakan untuk aku seorang diri. Biasanya aku bisa merasakan aromamu, apalagi kehangatanmu. Jujur, aku tak kuat tanpa ada hadirmu didepanku. Aku butuh kehangatanmu saat ini.

Baca juga : Tak bisa lepas dari dia.



Beneran aku serius, aku butuh kehangatanmu. Apalagi aromamu yang menggoda. Siapa lagi, si kopi hitamku. Aku butuh kamu kopi. Mataku udah ngantuk dan sekarang aku lagi kedinginan. Aku butuh kopi hangat hangat. Bang, tolong kopi panasnya satu gelas saja ya. Nggak pake lama loh. Soalnya aku lagi butuh yang anget-anget nih.


No comments:

Post a comment

Yuk berkomentar :)