Suatu Sore di Pendopo Sabha Swagata Blambangan Banyuwangi

Suatu sore di Pendopo Sabha Swagata Blambangan Banyuwangi. Sebenarnya saya tidak berencana ke Pendopo Sabha Swagata Blambangan. Saat saya menikmati secangkir kopi lanang di Taman Sri Tanjung Banyuwangi tiba-tiba ada dua pemuda yang mengajak ngobrol saya dan pak suami. Akhirnya obrolan kami sedikit nyambung karena dua pemuda tersebut juga penikmat kopi sama seperti saya. Menanyakan asal usul kami datang dari mana dan ada acara apa di Banyuwangi. 


Mengetahui bahwa kami turis lokal yang haus hiburan, akhirnya dua pemuda tersebut menyarankan kami untuk berkunjung ke Pendopo Sabha Swagata Blambangan yang ada di sebelah selatan dari Taman Sri Tanjung Banyuwangi. 

Pendopo Sabha Swagata Blambangan Banyuwangi merupakan rumah dinas Bupati Banyuwangi yang sekarang bangunan tersebut dibuka untuk umum. 


Pintu pagar Pendopo Sabha Swagatha Blambangan selalu terbuka dan dijaga oleh beberapa satpol PP. Jika ingin masuk ke Pendopo Sabha Swagata, lebih baiknya kita izin dulu kepada satpol PP yang selalu siap siaga dibagian depan disebelah pintu masuk.

Dengan ramah dan senyuman satpol PP tersebut pasti akan memberikan izin kepada wisatawan yang ingin berkunjung untuk melihat Pendopo Sabha Swagata Blambangan asalkan menggunakan pakaian yang sopan. 



Luasnya yang kurang lebih 2 hektar dengan halaman berwarna hijau seperti karpet serta pepohonan yang menjulang tinggi menambah asri dan sejuknya pendopo ini. Saat saya berkunjung ke pendopo ini, Satpol PP berpesan kepada saya untuk tidak masuk ke dalam maupun bagian belakang pendopo karena sedang akan berlangsung suatu acara. Saya dan suami hanya boleh jalan-jalan di bagian depan pendopo saja.

Ah... sayang sekali, waktu yang kurang pas menurut saya datang ke tempat ini karena belum bisa melihat bagian dalam dan belakang pendopo yang katanya hampir seperti bukit Teletubbies.



Pendopo Sabha Swagata Blambangan kini dipakai untuk ruang publik, seperti perayaan anak yatim, bedah buku, tempat wisata dan pengajian. Dulunya memang dijadikan rumah dinas para Bupati Banyuwangi yang mungkin belum menjadi jujukan wisatawan seperti sekarang ini. Namun sejak Bapak Azwar Anas menjadi Bupati Banyuwangi Pendopo ini telah dibuka untuk umum dan menjadi tempat wisata.



Ruang terbuka yang serba hijau dengan rumput yang cantik menjadikan tempat ini asri, sejuk dan siapa saja betah berlama-lama untuk bermain dihalaman luasnya. Saya tidak berani masuk ke teras pendopo karena sebelumnya saya sudah diingatkan oleh Satpol PP untuk hari ini saja tidak boleh masuk karena sedang berlangsung acara.



Di samping Pendopo Sabha Swagata Blambangan Banyuwangi terdapat musholla yang sangat unik menurut saya. Bentuknya asimetris yang menurut saya aneh, unik dan baru pertama kali saya melihat musholla dengan bentuk seperti ini. Musholla ini di bangun diatas kolam ikan koi yang lantai mushollanya terbuat dari kayu. Alas untuk sholat menggunakan tikar dan terdapat lemari sebagai tempat mukena, sajadah, dan Al Qur'an.


Luas musholla ini kurang lebih 8x9 meter yang dibangun menggunakan tumpukan kayu ulin dengan rangka baja tanpa menggunakan pintu dan yang membuat musholla ini menarik adalah dikelilingi kolam yang terdapat ikan-ikan kecil.


Musholla yang dibangun tanpa menggunakan pintu dan sengaja terbuka ini pastinya agar udara segar dari pohon-pohon besar yang tepat berada dibawah musholla ini bisa memberikan sirkulasi yang maksimal ke dalam ruangan musholla. Musholla yang bersih dan sangat menarik sekali serta sangat unik.


Toilet dan tempat wudhu ada disebelah musholla dengan pembatas batu alam yang sangat disayangkan kalau saya tidak bernarsis dulu di tempat ini. Pembatas batu alamnya digunakan untuk tembok dan lantai sehingga toilet dan tempat wudhu ini terkesan berdesain kontemporer.


Cukup lama kami menikmati Pendopo Sabha Swagata Blambangan walaupun rasa kurang puas karena tidak bisa mengulik ke dalam pendopo dan bagian-bagian lainnya serta tidak dapat melihat bangunan unik yang dimilikinya. Suatu saat jika ada waktu saya ingin mengunjunginya kembali untuk mengetahui bagian dalam bangunan pendopo ini.




Banyuwangi itu indah kaya akan tempat wisata dan wisatanya bagus-bagus. Bupati yang berhasil menjadikan daerahnya berkembang dengan cara memajukan tempat wisata dan memperkenalkan wisatanya baik di dalam negeri maupun luar negeri. Good job pak Azwar Anas, walaupun saya bukan warga Banyuwangi tapi saya turut bangga atas prestasi wisata Kabupaten Banyuwangi yang melesat sangat cepat.



Kami akan kembali ke Banyuwangi. Kami masih kurang puas mengulik tempat wisata di Kabupaten ini.


Salam,
Dwi Puspita

No comments:

Post a comment

Yuk berkomentar :)