Suroboyo Bus Transportasi Masa Kini Warga Surabaya

Surabaya oh Surabaya...
Kota ini semakin hari semakin terkenal dan dikenal. Banyak sekali torehan prestasi yang sudah dibuatnya. Mulai dari walikotanya, tatanan taman kotanya, dan hijaunya kota. Prestasi yang perlu dibanggakan bagi warga Surabaya khususnya.

Tak berhenti disitu, torehan demi torehan pun kian menjawab kebutuhan warga Surabaya. Dengan adanya transportasi massal yang sangat nyaman bagi semua kalangan, Suroboyo Bus namanya. Uniknya para penumpang tidak memakai uang untuk alat pembayaran melainkan menggunakan sampah gelas/botol plastik. Kini warga Surabaya tidak hanya bisa menikmati Suroboyo Bus namun juga sudah bisa menikmati Suroboyo Bus Tumpuk yang sudah dioperasikan oleh Dinas Perhubungan Kota Surabaya pada tanggal 6 September 2018. Keduanya sama-sama transportasi massal yang siap dalam mengurangi kemacetan jalanan Kota Surabaya.


Suroboyo Bus hadir untuk warga Surabaya, yaitu transportasi umum yang memberikan kenyamanan pada penumpangnya. Selain itu, transportasi massal ini hadir untuk mengurangi kemacetan jalanan Kota Surabaya. Kita tahu sendiri, bagaimana kemacetan di jalanan Surabaya saat jam berangkat kerja dan pulang kerja. Kadang mereka (para pekerja) harus rela berangkat pagi-pagi buta agar terhindar dari macet, begitupun saat jam pulang kerja kadang ada yang memilih diam dulu di kantor tempat mereka bekerja dan pulang agak larut demi terhindar dari kemacetan.




Keunggulan Suroboyo Bus jika dibandingkan transportasi lainnya sangat jauh berbeda. Mulai dari alat pembayarannya yang menggunakan sampah gelas/botol plastik. Sampah plastik tersebut bisa ditukarkan sebagai tiket penumpang sesuai ketentuan.



A post shared by SUROBOYOBUS (@suroboyobus) on



Suroboyo Bus ini cocok sekali untuk semua kalangan. Mulai dari anak kecil, anak sekolah, ibu hamil, lansia, dan para penyandang disabilitas semuanya akan nyaman karena ada tempat duduk khusus bagi mereka. Saya yakin, semua penumpang akan merasa nyaman dan aman selama berada di Suroboyo Bus.



Keamanan dan kenyamannya terjamin. Di dalam Suroboyo Bus tidak akan kita temui orang makan atau minum serta buang sampah seenaknya, tidak akan ada asap rokok, tidak akan ada kebut-kebutan karena maksimal kecepatan Suroboyo Bus adalah 50km/jam. CCTV yang selalu on, emergency glass breaker jika ada sesuatu hal yang tiba-tiba saja terjadi. Para penumpang akan merasa nyaman karena bis ini full AC, yang ada para penumpang akan mengantuk dengan ditemani lagu-lagu random yang diputar oleh petugas Suroboyo Bus.


Banyak sekali keunggulan yang dimiliki Suroboyo Bus, transportasi massal yang digadang-gadang merupakan transportasi pertama di Indonesia yang alat pembayarannya memakai sampah.

Rutenya sudah menyebar, dari ujung Barat ke Timur dan dari ujung Utara ke Selatan. Semua warga Surabaya bisa merasakan dan mencoba transportasi ini dengan mudah dan efisien. Tinggal mencari Halte yang ada logo Bis dengan stiker warna merahnya maka disitulah Suroboyo Bus akan berhenti. Tenang saja, Halte Suroboyo Bus sudah tersebar dan ada disepanjang jalur yang dilewati bis ini. Mudah sekali mendapatkan Halte ini.

Transportasi masa kini warga Surabaya ini sangat membantu sekali. Mulai dari pelajar, pekerja, disabilitas, ibu hamil maupun para penumpang lain yang ingin keliling Kota Surabaya atau dengan tujuan tertentu bisa menggunakan bis ini. 

Kalau ditanya sudah berapa kali saya naik Suroboyo Bus rasanya sudah nggak bisa dihitung lagi. Angkutan massal ini sudah sangat membantu saya, baik saat saya hanya ingin keliling Kota Surabaya ataupun ke tujuan tertentu. Tapi, jujur sih selama naik Suroboyo Bus tujuan saya lebih banyak adalah Keliling Kota Surabaya untuk nyenengin anak dan family time bersama keluarga.

Ini beberapa dari pengalaman saya selama naik Suroboyo Bus. 

1. Keliling Surabaya naik Suroboyo Bus

Tidak dipungkiri, dengan hadirnya Suroboyo Bus kian besar keinginan saya untuk mengeksplor Kota Surabaya. Salah satunya dengan keliling Kota Surabaya menggunakan Suroboyo Bus. Bersama anak saya yang juga sangat senang sekali dengan transportasi massal ini. Dia akan teriak kegirangan jika sudah melihat moncong datar Suroboyo Bus.



Mulai dari rute Selatan-Utara dan Barat-Timur sudah saya coba semua. Kami berdua menikmati Kota Surabaya mulai pagi hingga sore. Kami benar-benar puas dan ketagihan naik trasportasi massal ini.


Jangan lupa ya minta tiket/karcisnya kepada petugas Suroboyo Bus, simpan baik-baik dan jangan sampai hilang sebelum turun dari Suroboyo Bus karena karcis ini tetap digunakan kembali (di scan) saat penumpang akan turun.



2. Ke Kampus ITS Naik Suroboyo Bus

Untuk kesekian kalinya saya mencoba transportasi massal ini. Kali ini tidak berdua dengan anak saya, tapi saya mengajak suami saya untuk menjajal Suroboyo Bus ini. Saya mengajaknya ke kampus ITS, tempat kami kuliah dulu. Bersama anak dan suami, saya sangat bahagia sekali bisa menikmati Kota Surabaya yang semakin hari semakin membanggakan dan semakin terkenal.


Tidak hanya ke kampus ITS, tapi kali ini kami ingin family time sambil naik Suroboyo Bus. Tak ada salahnya family time di trasportasi massal ini, hati senang dompet tetap aman. Hahaha...


Anak saya bahagia sekali kalau saya ajak naik Suroboyo Bus. Dia akan menyebut nama salah satu tokoh kartun yaitu TAYO. Bahagia ternyata sederhana dan family time bersama keluarga sangat sederhana juga. Dengan Suroboyo Bus kami sangat menikmati perjalanan hingga terkantuk-kantuk. Saking enaknya dan dinginnya di dalam bis ini. Siapapun sepertinya akan berpendapat sama seperti saya.




Rute Barat-Timur atau yang lebih dikenal dengan rute Unesa-ITS bisa dilihat pada gambar di bawah ini.


Rute Suroboyo Bus Jalur Barat-Timur




3. Naik Suroboyo Bus Tak Sengaja Bertemu Bapak-Bapak Dari Dinas Perhubungan Kota Surabaya



Tak sengaja, perjalanan saya untuk keliling Kota Surabaya dengan Suroboyo Bus bisa bertemu dengan bapak-bapak Dinas Perhubungan Kota Surabaya. Ternyata bapak-bapak ini sedang bertugas untuk melihat dan mencoba langsung tempat parkir yang akan digunakan Suroboyo Bus nantinya. Bertempat di Park and Ride Jalan Mayjend Sungkono saya ikut serta dalam uji coba ini. Suroboyo Bus rute Barat-Timur yang nantinya akan diparkir disini setelah jam operasional selesai.




Park and Ride Jalan Mayjend Sungkono adalah salah satu fasilitas parkir dari Pemkot Surabaya dimana kendaraan bisa transit ataupun parkir inap.




4. Menjajal Bis Tumpuk Suroboyo

Semenjak ada woro-woro kalau Bis Tumpuk Suroboyo sudah beroperasi di jalanan Kota Surabaya, maka saya semakin antusias untuk ingin segera mencobanya. Pastinya saya mengajak anak saya yang memang selalu merengek minta naik Suroboyo Bus.


Dari Halte Panglima Sudirman saya menunggu Bis Tumpuk Suroboyo, dari kejauhan sudah mulai nampak gagah sekali bis ini. Tidak hanya saya yang terpesona, anak saya juga terpesona saat melihat Bis Tumpuk Suroboyo yang didukung oleh Bank Mayapada ini.


Terlihat sepi di kursi bawah, dan saat naik ke lantai atas dari bis tumpuk ini sudah banyak sekali penumpang. Hampir saja saya tidak kebagian tempat duduk tapi Alhamdulillah masih ada 2 seat kosong didekat jendela. Maunya sih duduk paling depan, tapi sayang sudah terisi penumpang lain yang lebih dulu naik.


Alhamdulillah bisa naik Bis Tumpuk Suroboyo yang bikin saya penasaran. Bis Tumpuk Suroboyo ini sama persis dengan Suroboyo Bus sebelumnya. Bayarnya tetap pakai sampah gelas/botol plastik sesuai ketentuan.




Beberapa tips buat kalian yang ingin tetap nyaman menggunakan Suroboyo Bus antara lain :

1. Gunakan Kartu Setor Sampah
Daripada kalian nenteng sampah gelas/botol plastik mendingan sampah gelas/botol plastik ditukarkan untuk mendapatkan kartu setor sampah. Dengan memiliki kartu setor sampah bikin kalian simpel untuk naik Suroboyo Bus dimana saja dan kapan saja.
Memang nggak ada yang ngelarang kok bawa sampah gelas/botol plastik, ini hanya saran saja dari saya. Maksud saya agar kalian nggak nenteng sampah plastik ngalor ngidul.



Jam operasional untuk menukar sampah gelas/botol plastik harap diperhatikan ya teman-teman. Jam operasionalnya dari pukul 07.00-16.00 WIB setiap hari.





2. Cari Halte Dengan Logo Bus Dan Terdapat Stiker Merah
Menunggu Suroboyo Bus hendaknya di Halte yang bertanda seperti gambar di bawah ini. Gambar Bis dan ada stiker merah kecil di pojok bawah bertuliskan Suroboyo Bus. Jangan harap Suroboyo Bus akan berhenti di tempat kalian berdiri tanpa ada plang logo bis dan stiker warna merah bertulis Suroboyo Bus. Siap-siap ditinggal Suroboyo Bus kalian... 



3. Download Aplikasi GOBIS
Kalian harus mendownload aplikasi GOBIS. Aplikasi ini memudahkan kalian semua yang ingin naik Suroboyo Bus maupun Suroboyo Bus Tumpuk. Melacak keberadaan SB dan SBT terdekat dan Halte terdekat. Dijamin deh dengan mendownload aplikasi ini kalian nggak bakalan ketinggalan atau ditinggal Suroboyo Bus. Dan pastinya nggak akan ada cerita menunggu lama. Saya sudah mendownload aplikasi GOBIS dan nggak ada cerita ketinggalan dan ditinggal Suroboyo Bus.


Semoga dengan adanya Suroboyo Bus ini kemacetan di Kota Surabaya bisa teratasi dan kebersihan lingkungan pun bisa diminimalisir. Semuanya atas kesadaran warga terutama warga Kota Surabaya. Memulai dengan solusi mengeluarkan transportasi massal ini dengan mengharapkan kedepannya Suroboyo Bus menjadi transportasi masa kini warga Surabaya.

Salam,
Dwi Puspita

No comments:

Post a comment

Yuk berkomentar :)