Menara 99 Meter di Kota Surabaya

Weekend minggu ini saya dan suami merencanakan jalan-jalan ke Kota Surabaya. Dari rumah kami memerlukan waktu 1 jam untuk sampai ke pusat kota Surabaya. Maklumlah tinggal diperbatasan kota Surabaya membuat kami tidak betah karena daerah perumahan kami masih sepi. Hahaha...

Weekend itu identik jalan-jalan bagi kami. Entah jalan-jalan kemana saja yang penting bisa keluar rumah dan refreshing. Biasanya nge-mall, pulang kampung, silaturahim ke rumah teman, atau jalan-jalan ke daerah pegunungan seperti Trawas, Prigen, Pacet, dan Batu.

Untuk weekend ini, suami mengajak saya jalan-jalan ke salah satu masjid terbesar di Surabaya. Masjid Nasional Al Akbar menjadi tempat kami membuang waktu dengan beribadah sholat Dhuhur sekaligus mampir ke wisata menaranya.

Menara ini disebut menara 99 meter karena kurang lebih tingginya 99 meter. Yang saya tahu, menara ini memiliki akses naik berupa lift yang hanya bisa beberapa orang saja untuk menaiki dan menuruni menara tersebut.
 

Dari bawah terlihat sangat megah dan kokoh bangunan menara ini Menara 99 meter Masjid Nasional Al Akbar menjadi salah satu jujukan wisatawan jika ke Surabaya. Memang banyak yang belum tahu tentang menara ini, namun seiring waktu akhirnya menara 99 meter ini juga sudah banyak yang mengetahuinya.


Kali ini saya dan suami ingin ke puncak menara 99 meter untuk melihat pemandangan Kota Surabaya dari atas menara ini.

Buat kalian yang penasaran juga tentang menara ini buruan deh ke Masjid Nasional Al Akbar Surabaya. Jika kalian membawa kendaraan, dikenakan tarif parkir sebesar dua ribu rupiah saja suntuk kendaraan roda 2 sedangkan kendaraan roda 4 lima ribu rupiah.

Saat saya  ke menara 99 meter ini, ada 1 bis wisata yang membawa rombongan anak-anak sekolah. Mungkin mereka selesai berlibur dan menyempatkan diri mampir ke Masjid Nasional Al Akbar Surabaya.


Karcis infaq naik lift menara dikenakan lima ribu rupiah per orang. Sangat terjangkau sekali menurut saya karena di atas sana mata kita bakalan dimanja. Melihat pemandangan Kota Surabaya dari atas ketinggian 99 meter. 


Perjalanan dari bawah hingga ke atas menara dengan ketinggian 99 meter membutuhkan kurang lebih 60 detik selama naik lift. Nantinya seorang petugas yang akan mengantar dan menjemput para wisatawan untun naik dan turun.

Seperti inilah pemandangan Kota Surabaya yang saya saksikan dari atas menara 99 meter Masjid Nasional Al Akbar Surabaya.






Dari atas menara 99 meter saya dan suami bisa melihat Kota Surabaya. Rumah-rumah penduduk yang saling berdekatan satu sama lain, dari atas sana kami juga dapat melihat jalan tol, pepohonan hijau, dan gedung-gedung tinggi. Seperti miniatur pemandangan tersebut jika dilihat dari atas.




Bagi mereka yang ingin jajan, nggak perlu khawatir karena di atas menara disediakan kantin kecil. Terutama bagi anak sekolah yang sedang melancong ke tempat ini pastinya melihat deretan jajan pasti mereka akan tertarik. Di atas menara juga disediakan 4 bak sampah. Dengan adanya 4 bak sampah ini dimaksudkan agar wisatawan selalu menjaga kebersihan.


Sepertinya saya dan suami sudah puas melihat pemandangan Kota Surabaya. Saatnya saya dan suami turun dari atas menara. Jika ingin turun maka tinggal pencet bel saja, petugas akan datang menjemput para wisatawan.


Mungkin 30 menit saya dan suami berada di atas menara 99 meter. Weekend kali ini Alhamdulillah masih bisa jalan-jalan ke tempat-tempat religi seperti ini. Semoga saya dan suami selalu diberikan kesehatan dan rezeki agar bisa mengeksplor tempat-tempat lain.

Salam,
Dwi Puspita


No comments:

Post a comment

Yuk berkomentar :)