Cara Pakai Koyo Hansaplast Yang Benar Agar Tak Terkena Efek Samping

Pegal linu atau nyeri di beberapa bagian tubuh pasti buat kamu jengkel dan nggak nyaman. Mau beraktivitas saja jadinya harus dibatasi karena tubuh yang terasa nyeri, sampai mau istirahat saja kita juga nggak nyaman. Buat mengatasinya, kebanyakan orang pakai koyo Hansaplast yang produknya sudah jelas-jelas terjamin.

Meski begitu, namanya juga koyo yang bisa mengurangi rasa nyeri, pastinya juga ada efek samping yang nggak kamu rasakan langsung. Biasanya efek samping yang alami penggunanya yaitu iritasi yang memang karena dia alergi. Apalagi kalau kulitnya benar-benar sensitif jadinya pakai koyo agak susah.


Kalau koyo Hansaplast atau lainnya ditempel ke kulit, orang yang punya kulit sensitif biasanya akan terasa gatal, memerah, dan ada sensasi seperti terbakar. Nggak heran kan kalau koyo nggak boleh dipakai balita yang tentunya kulit yang dimilikinya masih termasuk sensitif. Kamu yang mulai merasakan iritasi, sebaiknya langsung saja hentikan pemakaiannya agar nggak tambah parah.

Memasang koyo harus kamu lakukan dengan benar agar efek sampingnya selain iritasi atau alergi bisa kamu hindari. Selain itu, pemasangannya yang benar juga membuat khasiatnya akan lebih terasa buat menghilangkan pegal linu di tubuh kamu.

Ini dia caranya memasang koyo Hansaplast yang benar.

1. Kulit harus bersih dulu

Sebelum kamu benar-benar memasangnya, pastikan kulit yang mau ditempel koyonya harus bersih. Bersihkan dulu area kulit yang mau ditempelkan dengan air dan keringkan sampai benar-benar kering. Kalau area kulitnya kering, koyonya akan gampang merekat dan nggak gampang lepas-lepas.

2. Jangan tempel di area iritasi

Terkadang ada area kulit yang terasa gatal atau memerah karena suatu iritasi mau pun alergi. Sebaiknya kamu jangan tempel koyonya di bagian itu agar nggak tambah parah. Selain itu, jangan juga kamu tempel di kulit yang sedang luka karena nggak bagus buat proses penyembuhannya.

3. Pilih koyo yang bisa sampai ke semua titik

Mau lebih efektif mengurangi pegal dan nyeri? Makanya pilih koyo yang bisa sampai ke semua titik bagian tubuh yang kena pegal linu. Hansaplast koyo ada yang bentuknya lebih besar, jadi kamu bisa memasangnya ke area yang lebih luas. Semakin besar ukuran koyonya, akan semakin efektif menjangkau area pegal linu yang lebih luas kan?

4. Pastikan tempel yang benar

Saat kamu mau memasangnya, pastikan tempelan koyo Hansaplast benar-benar menempel dengan benar. Pasang saja perlahan-lahan saat kamu menempelkannya. Mungkin butuh 20 sampai 30 detik agar tempelannya kuat di tempat yang sesuai.

5. Cuci tangan setelah memasang koyo

Cuci tangan setelah memasang koyo nggak jarang orang melupakannya. Padahal mencuci tangan setelah itu membuat tangan nggak kepanasan apalagi yang mau makan, jadinya rasa makanannya nggak bercampur dengan koyo yang biasanya pedes. Sebaiknya biasakan cuci tangan setelah pasang koyo, agar lebih streril juga dari bahan-bahan obat yang dikandungnya.


6. Konsultasi dengan dokter

Biasanya ada orang yang mengalami iritasi setelah menempelkan koyonya ke kulitnya. Itu bisa saja terjadi sih kalau kulitnya lebih sensitif. Kalau mau tetap memakainya, kamu bisa tempel di daerah yang lain yang nggak kena iritasi. Tapi nggak ada salahnya juga kamu konsultasi ke dokter dulu agar bisa mengatasinya dengan benar.

7. Cuci area bekas koyo
Terakhir, sebaiknya kamu cuci area yang sudah bekas pasang koyo dengan sabun. Setelah melepasnya, tentu ada sisa bahan-bahan yang masih menempel dan kalau dibiarkan bisa membuat kulit menjadi gatal. Makannya kamu cuci dengan sabun dan bilas dengan air sampai bersih.

Koyo Hansaplast memang bisa mengurangi pegal linu secara efektif. Tapi, kamu jangan lupa memasangnya dengan benar agar pegal-pegalnya bisa benar-benar ampuh berkurang. Kamu yang mau lihat ada produk koyo apa saja yang dipunya Hansaplast, sebaiknya lihat pilihannya di Hansaplast.

Salam,
Dwi Puspita


No comments:

Post a comment

Yuk berkomentar :)