Dulu Hotel Ibis, Sekarang Hotel Arcadia

Sore itu saya mencoba duduk dikursi besi tepat di trotoar jalan di depan Hotel Arcadia. Kursi besi ini memang sengaja diletakkan di trotoar diperuntukkan bagi pejalan kaki yang capek dan ingin duduk santai, contohnya seperti saya. Saya masih ingat, dulunya Hotel ini adalah Hotel Ibis dan sekarang berganti menjadi Hotel Arcadia.


Perusahaan Geo Wehry & Co. sejak tahun 1867 telah beroperasi di Hindia Belanda. Kegiatan utamanya bergerak di bidang perkebunan. Perusahaan ini mempunyai 28 perkebunan di Hindia Belanda, dengan komoditi antara lain teh, kina dan karet, dan melakukan perdagangan dalam negeri maupun luar negeri. Selain itu, NV Geo Wehry & Co. juga termasuk dalam The Big Five (lima perusahaan raksasa milik Belanda) selain Internatio, Lindeteves, Borsumij dan Jacobson van den Berg & Co.Kantor pusat Geo Wehry & Co. ada di Batavia, dan cabang-cabangnya ada di Semarang, Soerabaja, Cheribon, Tjilatjap, Medan, Padang, Palembang, Djambi, Macassar, Menado, Bandjarmasin, Pontianak dan Samarinda.



Denah gedung Geo Wehry & Co. berbentuk persegi empat, dan memanjang ke belakang. Bagian depan gedung digunakan untuk kantor, sedangkan pada bagian belakang dipakai untuk gudang. Pada bagian gudang inilah yang sekarang dibangun menjadi bangunan hotel yang menjulang, sedangkan bagian muka dimodifikasi untuk lobby maupun fasilitas lainnya dari hotel ini.

Jadi, bagian depan dari hotel ini masih menunjukkan bangunan asli seperti saat dibangun. Hanya gudang saja yang berubah menjadi bangunan bertingkat 9 setinggi 30 meter, dan merupakan bangunan baru.



Bagian depan yang terselamatkan memiliki gaya arsitektur kolonial awal abad 20. Hal ini yang menyebabkan bekas kantor Geo Wehry & Co. tersebut ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya (BCB) berdasarkan Surat Keputusan (SK) Wali Kota Surabaya Nomor 188.45/004/402.1.04/1998 dengan nomor urut 61.

Kalau teman-teman berada di kawasan Jalan Rajawali bisa mampir kesini ya untuk melihat bangunan sejarah yang masih ada di Kota Surabaya.

Salam,
Dwi Puspita

No comments:

Post a comment

Yuk berkomentar :)