Danau Unesa, Tempat Asyik Buat Nongki Bareng Orang Tersayang

Assalamualaikum pembaca www.dwipuspita.com
Kali ini saya mau menulis artikel tentang tempat asyik buat nongki bersama orang tersayang di sore hari. Pastinya warga Surabaya Barat sudah kenal dengan tempat ini, letaknya berada di kawasan kampus Unesa Lidah Wetan. Danau buatan ini bener-bener menjadi tempat asyik melihat sunset tenggelam di balik gedung rektorat Unesa.


Di danau Unesa ini banyak sekali para penjual yang sengaja menipikan kendaraan lengkap dengan rombongnya. Ada penjual bakso, es degan, pecel, nasi campur, kerang, kreco, pentol, seblak, dan masih banyak lainnya. Kuliner dikawasan Danau Unesa menurut saya sangat terjangkau loh.

Selain penjual kita juga bisa menyaksikan beberapa orang yang asyik memancing dengan alat kail sederhana terbuat dari bambu. Sambil merokok dan kadang-kadang meneguk kopi yang sudah dingin para pemancing tersebut masih terus berkonsentrasi dengan kailnya.


Saya biasanya menghabiskan sore di tepian danau ini dengan nyeruput kopi hitam bersama anak saya. Anak saya memesan Milo hangat dan mie goreng. Harga yang bener-bener terjangkau dengan rasa yang lumayan enak karena sambil melihat fenomena alam, yaitu matahari terbenam. Anak saya dibuat takjub dengan fenomena alam ini, dia bertanya dengan warna bulat berwarna orange. Namanya adalah matahari, matahari yang bisa kita saksikan hanya pada pagi sampai dengan sore hari.


Pemandangan lainnya yang bisa kita saksikan adalah gedung-gedung tinggi, yaitu apartemen, hotel, dan mall. Daerah Danau Unesa dekat dengan kawasan Citraland dan Pakuwon. Bener-bener dimanja jika kita menghabiskan sore disini loh. Saya sendiri duduk dipinggiran danau sambil menunggu suami menjemput saya. Suami saya biasanya pulang kerja lewat kawasan ini, ya sekalian deh nunggu sambil ngopi. Hehehe...


Pergelas kopi hitam di kawasan Danau Unesa berkisar antara 4000 sampai dengan 5000. Cukup terjangkau karena bisa melihat pemandangan alam yang menukau. Tidak anya kopi, tapi juga ada jahe, teh, degan, soda gembira, es campur, dan minuman lainnya.


Ini adalah mie kuah yang saya pesan sedangkan mi gorengnya asyik dimakan oleh anak saya dan nggak boleh di foto. Harganya murah kok, cukup 6000 rupiah per mangkoknya. Tak ada sayuran dan tak ada telor, murni mi kuah instant. Hehehe...


Itulah cerita saya entang Danau Unesa yang berada di kawasan Lidah Wetan. Tempat asyik buat nongki bersama orang tersayang. 


Salam,
Dwi Puspita

No comments:

Post a Comment

Yuk berkomentar :)